Blogermie.com: Menyambut Romantisme Fuck-Valentine

11 Februari 2011

Menyambut Romantisme Fuck-Valentine

Valentine... entah darimana kalimat ini berasal? begitu bergejolak kalimat ini berkumandang tiap tanggal 14 pebruari. seperti ada yang ganjil yang membuat para kawula muda memuju valentine ini sebagai "cecurut" yang tak berguna untuk saya. ciri khas yang membuat saya menyukai hanyalah karakter coklat, bukan memaknai valentine sebagai sesuatu yang penuh berkah.

Orang rela berbondong-bondong buka lapak bunga hanya untuk memeriahkan malam valentine. padahal kalau dinilai dari segi etika, islam tidak pernah merayakan hari raya sakral ini sebagai hari libur nasional.apalagi berpikir untuk merayakannya.
Mau bicara tentang agama, mungkin valentine tidak bakalan ada dalam hukum sejarah dan alquran sampai kapanpun


Bayangkan saja valentine dipuja sebagai simbol kasih sayang,
valentine identik dengan pesta sex,
sekian banyak kasus sex-education di sidoarjo dan surabaya bermula dari cipika-cipiki hingga menyebar ke hal-hal yang berbau pornografi, belum lagi siklus lingkungan yang mendukung. kebanyakan anak muda di lingkungan setempat, pacaran adalah simbol gengsi dan mencari jati diri, apalagi setelah mengenal sex, dibilang jagoan, gak gaul,   ealahh...tapi dibalik itu semua peran orang tua-lah yang seharusnya mewaspadai.

Nah kembali ketopik valentine, dengan terbukanya asumsi diatas yang menyebabkan terbukanya peluang untuk "bersama-sama" melakukan aktivitas seksual itu, terlebih sex dimalam valentine secara global memang sudah berkembang di negeri barat sana (amerika,dll).

Karena di indonesia sendiri,yang notabennya anak dengan kebiasaan "njiplak" , dijiplaklah pula istilah Valentine itu, dan serta merta memprakterkkan dengan pasangannya... 

valentine seperti malam bersejarah untuk orang yang membina asmara ......preetetetetetetetpreketeg.

Tak mau di bilang pengecut, "saya sendiri pernah muda,saya juga pernah bercinta,tapi saya tidak menganggap valentine sebagai malam yang istimewa", hanya saja persepsi anak muda zaman sekarang yang terlampau berlebihan. Apa manusia sekarang khususnya anak muda sudah hijrah akhlaq tentang agama...hufft..
yang lebih mengecewakan lagi adalah kenapa pada tahun ini hari raya "busuk" itu bertepatan dengan 1 hari sebelum perayaan maulid nabi, entah bagaimana tanggapan ulama tentang ini.

Yang jelas kita (saya pribadi) tidak setuju dengan yang namanya Valentine. dari sekian banyak pemberitaan yang ada.
Mungkin blog pemirsa, dan pembaca sekalian akan banyak memahami dan banyak mengerti arti tulisan ini
Judul: Menyambut Romantisme Fuck-Valentine; Reviewer By: Heru Prasetyo; Rating Blog: 5 dari 5
Heru Prasetyo Blogermie.com Updated at: 2/11/2011 10:41:00 AM

1 komentar:

  1. Makasih, mas. atas kunjungan dan komentarnya. Buku tamu segera saya sediakan. Maklum, mas. Saya masih belajar ngeblog. Trims atas saran dan masukannya.

    BalasHapus