Blogermie.com: Ohhhh....Nasibmu....Telepon Umum

11 Februari 2011

Ohhhh....Nasibmu....Telepon Umum

Telepon umum itu sama halnya toilet umum sama-sama ditempati orang banyak, sama-sama berfungsi kalau keadaan lagi "urgent" alias kalau sama-sama kepepet dalam hal "jorok"  (karena kaidah fungsi telepon umum sudah jadi ciri khas sebagian khas fasilitas publik)

Saya masih ingat betul kejayaan telepon umum dulu tahun 1999. ketika itu saya masih duduk dibangku SMP. berbunga bunga banget menikmati masa puber nelpon calon pacar, sambil nge-gombal sedikit dibalik bilik telepon umum. saya ingat betul lirikan si-penelepon sebelah bilik saya yang tidak kalah kerennya...wiiih. Gak lama datang seorang preman bertato cacing kremi di lengan kanannya, mencoba memalak duit receh para penelpon umum seperti saya.

Dengan serta merta, gagang telepon yang lumayan berat itu akhirnya mendarat di jidat si preman...wkwkwkkw. tapi mau gimana lagi secara tidak langsung fungsi telepon pun berubah menjadi alat pelindung diri. gimana mau baik-baik keadaan telpon kalau buat gebukin orang

Belum, lagi tindak kriminal lain seperti coretan tak bertanggung jawab,sarana untuk membuang upil,terutama di halte-halte dan di kawasan terminal tempat saya tinggal, serta kebringasan para pemuda yang tidak bertanggung jawab. Mengakali telepon umum supaya pulsa tetap utuh. Terbayang betapa tragisnya nasib telepon umum zaman sekarang.

Padahal, jasanya dalam dunia telekomunikasi besar sekali . Apalagi zaman sekarang, mau atau nggak telpon umum harus mau bergeser oleh kehadiran smartphone atau ponsel yang lebih efektif. memang sih banyak pendapat yang menyatakan keberadaan telepon umum sudah tidak zamannya lagi. Konon di beberapa daerah di Indonesia, telepon umum rencananya ditiadakan. Padahal kehadiran telepon umum merupakan sejarah komunikasi stereo seluruh dunia.

Meski kecanggihan mobile phone masih sangat mendominasi sebagai perangkat telekomunikasi, tapi tidak haruskah menghilangkan nuansa sejarah dan tetap melestarikan telepon umum. Area publik masih membutuhkan jasa telepon umum, baik koin, maupun kartu terutama di instalasi pelayanan masyarakat seperti rumah sakit,Sekolah, Stasiun,dan posyandu, maupun didaerah terpencil seperti pedesaan.

Selain itu, keberadaan telepon umun juga membantu dalam dunia pendidikan. Terdapat beberapa sekolah yang tidak memperbolehkan muridnya menggunakan hape. sudah barang tahu , telepon umum yang dipasang di sekolah untuk alternatif media komunikasi, misalnya si murid hendak menghubungi orang tuanya untuk dijemput.

Ironis memang Fasilitas publik seperti ini seakan akan teraniaya keberadaannya, Fasilitas publik yang ditawarkan untuk kemudahan berkomunikasi malah jadi korban modernisasi mengingat kegunaan yang sesuai dengan fungsinya terlupakan.

Ohhhh....Nasibmu....Telepon Umum
Judul: Ohhhh....Nasibmu....Telepon Umum; Reviewer By: Heru Prasetyo; Rating Blog: 5 dari 5
Heru Prasetyo Blogermie.com Updated at: 2/11/2011 08:52:00 AM

Tidak ada komentar:

Posting Komentar