Blogermie.com: Inilah 7 Mitos Alam Pasca Kiamat dan Bencana

11 Maret 2011

Inilah 7 Mitos Alam Pasca Kiamat dan Bencana

Bagi anda penikmat cerita Fiksi maupun dongeng kematian, mungkin akan hafal dengan serial kolosal End of the Days, Armageddon, maupun 2012 atau sejumlah kejadian bencana seperti banjir, gunung meletus, bahkan tsunami. Tak ayal lagi Kejadian malapetaka tersebut memang banyak diambil dari kisah nyata yang terjadi dan bukan sekedar isapan jempol belaka, sebagaimana sudah tertulis di kitab suci

Tetapi tahukah anda, bahwa sebelum terjadi suatu Bencana Alam, Alam telah memberikan tanda-tanda terutama kepada manusia bahwa akan terjadi bencana tersebut. Pada zama pra sejarah, jauh dari peradaban teknologi dan penemuan-penemuan mengenai sistem bencana terpadu, Suku Maya yang terkenal dengan peradabannya sudah menemukan dan menggunakan peringatan Alam sebagai satu-satunya alat untuk mengetahui kapan bencana itu akan datang. Bukan hanya untuk mengetahui atau memprediksi sebuah bencana, mereka juga menggunakan petunjuk alam sebagai sarana lain, seperti kapan waktunya bertani, kapan datangnya musim kemarau dan hujan, serta kapan waktu yang tepat untuk pergi melaut dan menangkap Ikan.

Entah sebagai umat beragama, wajib tidaknya kita memepercayai mitos tersebut masih diragukan. Cerita tentang Mitos Alam ini sudah pernah saya dengar dari "nenek" saat masih kecil. Karena saya sendiri menganggap cerita tersebut hanya untuk bunga mimpi sebelum tidur, tetapi semua cerita tersebut mengingatkan kembali dan menyimpulkan akan kebenarannya. Karena cerita "Nenek" tersebut sama seperti kisah yang pernah disampaikan oleh beberapa orang yang daerah nya terkena Bencana, seperti gunung merapi meletus, gempa padang -pariangan dan beberapa tempat lainnya.

Dan Inilah 7 Mitos Atau Peringatan Alam Jika Akan terjadi Bencana Alam

1. Ayam Kampung yang tidak mau bertelur dalam waktu yang lama
Siapa yang tidak kenal Ayam Kampung konon Kuning telurnya membawa khasiat untuk kebugaran tubuh, Mitos masyarakat kuno mengatakan jika Ayam kampung sudah tidak mau bertelur pada waktunya dan setiap malam mengeluarkan suara gaduh seperti "Ayam hendak Kawin" atau "Ayam yang sedang berkelahi" maka dipercayai bahwa akan terjadi sebuah bencana di daerah tersebut.

2. Kumpulan Burung Laut yang terbang rendah ke menjauh ke arah daratan yang terdalam
Burung Laut, sekumpulan burung laut biasanya terbang berkelompok diatas permukaan laut dan kemudian berhenti di bibir-bibir pantai atau lembah-lebah disekitar pantai, Mitos Mesir kuno jika sekumpulan burung laut berwarna Hitam terbang dalam jumlah yang besar menuju jauh ke daratan melewati pemukiman dan pantai , itu menandakan akan terjadi Bencana Besar berupa Gelombang Laut yang sangat besar.

3. Petir disiang hari yang cerah
Mitos tentang Petir yang meyambar disiang hari yang cerah tanpa awan mendung ini berasal dari Mitos suku-suku lama Sumatera dan Melayu, ada dua anggapan tentang hal ini, yang pertama akan ada tokoh masyarakat yang berpulang ketangan Ilahi, atau akan datang bencana besar didaerah tersebut

4. Hewan Tengah Laut terlihat di dekat pantai
Mitos tentang hewan tengah laut yang berada di dekat pantai ini, merupakan mitos masyarakat romawi kuno. mereka beranggapan jika melihat sekumpulan Paus, atau Hiu , mendekat ke bibir pantai atau dekat dengan pantai itu tanda-tanda akan terjadi bencana, tetapi berbeda dengan Mitos bangsa Australia Kuno, yang dimaksud binatang laut itu adalah sekelompok Lumba-lumba dalam jumlah banyak berkeliaran di dekat pantai dan mengeluarkan suara-suara yang membentuk pola nada yang menyedihkan mereka mempercayai itu merupakan peringatan akan terjadi bencana

5. Mamalia menyusui seperti monyet tidak mau berada di pohon
Simpanse dan kera adalah  binatang yang identik dengan pohon, dan selalu bergelayut diatas, jarang untuk turun jika turun hanya sebatas mencari makan jika pohon tidak dapat lagi diandalkan, tetapi jika kera sudah tidak lagi berada dipohon dalam waktu tertentu dan selalu berisik pada malam hari , diyakini sebagian suku di sumatera itu merupakan pertanda akan terjadi bencana

6. Kumpulan semut berjalan beriringan menjauh dari rentetannya
Bukanlah hal yang aneh jika melihat semut berjalan beriringan, karena semut merupakan salah satu binatang yang menjunjung tinggi rasa persaudaraan, tetapi bagaimana jika semut berjalan beriringan meninggalkan pemukiman penduduk dan menjauh dari habitatnya selama ini, menurut kepercayaan suku kuno di wilayah timur tengah, afrika dan sebagian Asia itu merupakan tanda-tanda akan terjadinya sebuah bencana untuk beberapa waktu kedepan.

7. Sesosok Orang yang telah lama menghilang kembali Muncul
Mitos Munculnya sosok orang yang telah lama menghilang atau telah lama meninggal ini, dipercayai oleh sebagian besar suku-suku di Indonesia. Biasanya sosok ini menyerupai tokoh-tokoh panutan masyarakat dimasa lampau. mereka datang memperingatkan , akan tetapi peringatan biasanya bukan bahwa akan bencana. Sosok misterius ini memperingatkan orang-orang yang berbuat salah untuk kembali kejalan yang benar dan segera bertobat atas perbuatan yang telah dilakukannya. Kemunculan sosok ini tidak serta merta langsung mengingatkan seseorang pada sosok tersebut. Biasanya masyarakat akan ingat tentang siapa sosok tersebut setelah bencana terjadi.

Dapat saya simpulkan tidak lain tidak bukan sesosok orang tersebut bisa diartikan membawa pesan dan syiar kebenaran seperti Satria Piningit (dalam mitos jawa) atau bahkan pesan ancaman kematian seperti Dajjal yang tertulis di kitab suci alquran

Itulah 7 Mitos Alam sebagai tanda peringatan akan terjadinya Bencana. Mungkin ada benarnya dan juga mungkin ada kekeliruannya, tetapi begitulah orang-orang kuno dulu memprediksikan kapan bencana alam akan datang melalui petunjuk-petunjuk yang telah di berikan alam serta kepercayaan mereka dengan takdir yang telah di tentukan oleh Sang Pencipta.

Yang paling mengerikan adalah ketika saya menjumpai sejumlah kawanan burung yang saya tidak tahu jenisnya berterbangan secara berkelompok dari arah timur,menuju ke-utara(ribuan ekor) yang menandai bahwa hari ini (jumat 11 maret 2011 telah terjadi tsunami di jepang) ketika itu saya hendak menunaikan ibadah sholat jumat. Menjelang artikel ini saya buat, keadaan cuaca tepat saya berada sampai saat ini hujan deras tiada henti dan tidak menunjukkan iktikad baik. Sampai saat artikel ini selesai-pun, mungkin akan timbul kontroversi dan kritikan karena cerita ini dianggap bohong.

allahuallam. mohon dimaafkan .
sekian dari blogermie TV melaporkan
Judul: Inilah 7 Mitos Alam Pasca Kiamat dan Bencana; Reviewer By: Heru Prasetyo; Rating Blog: 5 dari 5
Heru Prasetyo Blogermie.com Updated at: 3/11/2011 07:03:00 PM

Tidak ada komentar:

Posting Komentar