Blogermie.com: Kecemasan Terhadap Perangai Buruk Penipu Online

21 Desember 2011

Kecemasan Terhadap Perangai Buruk Penipu Online

"Lain dimulut, lain dihati". Seperti itulah kiasan yang pantas bagi penipu dunia maya. Jujur Setelah lama mengenal dunia blogsphere, dan internet,beberapa perangai Penipu sepertinya menjadi trend didunia ini. Bukan hal yang tabu lagi apabila Menipu juga akan menjadi sebuah mata pencaharian mayoritas bangsa ini nantinya. Fenomena seperti ini mulai dapat saya endus ketika berkecimpung di bisnis online. Motifnya beragam, mulai dari penjualan produk aspal sampai pencurian data pribadi yang bersifat finansial

Hal tersebut dipicu dengan banyaknya dijumpai dengan suguhan konten yang mengelabui konsumen dengan buaian "Produk murah". Semangat Produk tersebut membawa nama buruk bagi dunia periklanan kita. Garis besarnya dapat kita ambil melalui Toko online. Dengan semakin populernya toko online, akan sangat mungkin menjembatani seseorang untuk berperilaku buruk pula di situs jejaring sosial. Sebagai suatu contoh adalah "Fake online shop"

Cerita-demi cerita dan banyaknya kasus kejahatan cybercrime, banyak dipicu karena gaya hidup bangsa ini yang mulai konsumtif dan sekedar mengumbar keinginan daripada menimbangnya terlebih dahulu konsekuensinya dengan nalar. Orang dengan mudah terpancing dengan sesuatu yang bersifat instan dan murah sehingga Politik praktis mulai timbul untuk memperoleh keuntungan dengan jalan seadanya. Termasuk menipu rekan maupun lawan

Beberapa kasus penipuan menjadi batu sandungan terberat saya guna mencari produsen lokal dengan harga yang terjangkau. Untuk saya pribadi untuk mempertahankan kepercayaan Konsumen itu lebih berat ketimbang membuat orang lain percaya untuk sesaat, dimana kejujuran ibarat pedang bermata dua, satu diantaranya bisa menjadi momok bagi diri sendiri.

Nah bicara mengenai penipu, satu yang dipegang para penipu tentang fakta kejujuran ialah "Ulangilah kebohonganmu Ribuan kali Seolah kamu berkata jujur".

Realitanya sudah jelas sekali bila anda lihat penawaran mereka yang selalu berulang-ulang, direka ulang dengan sedemikian rupa, diracik dengan kata-kata yang menegaskan bahwa produk mereka layak diperhitungkan untuk dijual. Padahal secara subyektif, para penipu ini tidak memiliki 1 pun produk yang ditawarkan.

Yang meraka jual selama ini adalah barang replika (alias nol) ataupun cuma omong kosong belaka. Konsep juga dirancang dengan sangat matang dengan menyisipkan beberapa foto hasil googling. Hanya saja Kepandaian mereka didunia marketing patut di acungi jempol. Beberapa produk yang dijual ternyata tidak jauh dari gaya bahasa mereka berbicara...Semuanya penuh dengan tipu daya..Fasih sekali.. Sebaiknya ada pagelaran sandiwara penipu untuk ini

Target penjualan produk benar-benar bagus dan tepat sasaran sehingga orang lain begitu mudah tertarik dan percaya. Dengan iming-iming harga dibawah patokan harga sebenarnya. Itulah yang seringkali membuat saya jengkel apabila menemui sejumlah iklan scam yang kemudian diikuti beberapa email spam yang memenuhi inbox email saya. Kronologisnya berlanjut seketika disaat penawaran gagal saya setujui para penipu ini terkesan memaksa dan bahkan berani memberikan diskon.

Langkah agresinya juga tak berhenti sampai disitu, banyaknya SMS Scam yang berisi konfirmasi masuk ke handphone kita untuk segera melakukan pembayaran sejumlah uang tanpa tujuan jelas. Dan hal ini diduga berasal dari orang yang tidak kita kenal Sebelumnya.

Singkat cerita, Lusa(Minggu 18 Desember 2011) sore saya sempat membuat perjanjian dengan beberapa admin onlineshop untuk melakukan transaksi jual beli HP. Sebagai orang yang selektif, saya memastikan dulu barang yang saya beeli untuk tahu spesifik dan kalkulasi harganya ke-admin terlebih dahulu dan mencari informasi serupa di forum dofollow. Setelah dirasa cukup"Pas", akhirnya saya memutuskan untuk membelinya. Alhamdulillah admin menyetujui barang dikirim dulu, dan barang sudah saya terima 2 hari kemudian dengan aman dan utuh, uang juga sudah ditransfer hari itu juga.
Berselang keesokan harinya muncul sebuah sms yang mengisyaratkan saya segera untuk mentransfer uang ke Orang yang tidak saya kenal(mengaku sebagai admin). Setelah saya cek kebenarannya dan menanyakan ke admin toko online tersebut, ternyata admin sudah menyadari hal itu dan menyarankan saya untuk tidak menghiraukannya. Alhasil saya juga tidak membalas sms spam itu

Sebagai gambaran tersebut, berikut SS sebuah SMS fake yang menginstruksikan saya untuk mentransfer sejumlah uang update 20 desember 2011:
Kecemasan Terhadap  Perangai Buruk Penipu Online

Yang perlu dipelajari disini, ternyata, semua data kita tidak sepenuhnya aman didunia maya termasuk dengan menjadi member sebuah toko online. Admin juga manusia yang tidak tahu-menahu bahwa adanya kebocoran data penggunanya.

1 hal yang sulit dihindari dalam jual beli online adalah mencantumkan no HP. Bukan suatu kesalahan sih sebenarnya karena dengan menggunakan HP, kita dapat lebih mudah melakukan komunikasi secara privat dengan costumer maupun pemilik toko. Hanya saja beberapa kemungkinan penipuan iutu bisa jadi peluang Admin/member yang tidak bertanggung jawab untuk menebar Spam melalui telepon selular.

Waspadalah untuk hal yang satu ini. Bijaklah pula untuk menggunakan akun pribadi kita secara massal. Hanya kita sendiri yang bisa menentukan data yang seharusnya kita kelola, baik itu individu maupaun untuk kepentingan perusaahan. Karena Baik toko online yang branded sekalipun , maupun toko online abal-abal usia jagung juga bisa berpeluang menjadikan ladang subur penipuan tak bermoral

Dari sini saya bisa mengambil kesimpulan bahwa kejujuran tidak gratis lagi didunia ini..hmmm. Adapun pedoman bagi anda yang ingin bertransaksi aman di internet
  1. Bijaklah menggunakan data private anda untuk tidak sembarangan dan Sembrono.

    Usahakan untuk tidak menyimpan data penting seperti no rekening, dan No kartu kredit di HP
  2. Bagi pengguna Layanan Push Email, hapuslah semua Email gak penting yang dianggap SPAM, refresh ulang kata sandi 3 bulan sekali, dan jangan membuka email bersamaan anda melakukan aktivitas browsing, anda tidak tahu sewaktu browsing akan ada data yang hilang pastinya
  3. Ketahui secara jelas dan obyektif mengenai produk atau barang yang dijual, seperti kondisi barang, harga, cara pembayaran dan cara pengiriman barang.
  4. Extra hati-hati, jika iklan si penjual mengandung janji-janji yang terlalu muluk atau berlebihan (jangan mudah terpancing !). Jika ada, mintalah garansi atau bukti pembelian secara tertulis dari penjual.
  5. Jika memungkinkan hindari metode transaksi dengan cara melakukan transfer uang melalui bank dan memilih metode COD (Cash Of Delivery.

    Bahasa gaulnya kopdar(Kopi darat) dan ketemuan. Ada uang ,ada barang. Pastikan pula bahwa anda mengajak satu seorang teman untuk berjaga-jaga menjadi satpam apabila terjadi tindakan Asusila dan perampokan
  6. Pastikan anda bertransaksi di lokasi yang aman, dan jangan memicu kegelapan malam sebagai tempat yang asyik bertransaksi , karena disini kita dituntut lebih selektif dan berhati-hati.

    Pandangan mata yang terbatas seringkali akan mengaburkan penglihatan seseorang. Barang/produk yang mulanya Buruk, akan beda wujudnya, karena hanya akan terpantul minimnya cahaya, Padahal sebenarnya barang itu Cacat
  7. Jika si penjual meminta sejumlah uang muka agar di transfer melalui rekening banknya, sebelum mengirim uang mohon terlebih dahulu untuk meminta foto copy KTP, SIM dan No rekening si penjual dan lakukan verifikasi ke tiga dokumen tersebut apakah asli satu dengan yang lainnya
Sedemikianlah uraian singkat mengenai Perangai penipu Online. Semoga anda bukan satu diantara korban penipuan diatas. Happy blogging
Heru Prasetyo Blogermie.com Updated at: 12/21/2011 04:27:00 AM

1 komentar:

  1. bagi ilmu buat dapet iklan dong ... makasih ...sering kenapa tipu nich ... spam mulu ..
    makasih bantuan nya ...

    saya berharap agan nggak keberatan ..

    pensil69.blogspot.com/

    BalasHapus