Blogermie.com: Fakta Terselubung di Balik Bahaya Terlalu Sering Update Status Facebook

09 Februari 2012

Fakta Terselubung di Balik Bahaya Terlalu Sering Update Status Facebook

Indonesia merupakan pengguna facebook ketiga terbesar seluruh dunia dengan jumlah tak kurang dari 43 juta pengguna akun, termasuk pengguna akun twitter. Angka tersebut menunjukkan besarnya rasa antusias masyarakat tanah air terhadap Situs jejaring sosial yang berarti tinggi juga akan kesadaran pentingnya teknologi.

Namun sebagian dari kita tidak menyadari bahwa bersosialisasi di dunia maya atau bahkan sekedar untuk berbagi status menyimpan bahaya tersendiri. Terlebih di zaman seperti ini Bahaya facebook bagi pelajar kian mengancam untuk segman remaja kelas menengah.
Berikut akan saya ulas beberapa *Fakta Terselubung dibalik Bahaya Terlalu Sering Update Status Facebook* yang wajib anda waspadai bila ingin bijak ber-jejaring sosial

Penipuan Facebook

1. Menjadi Korban kejahatan

Mungkin bukan hal yang terdengar umum, baik di media cetak dan media elektronik yang banyak memuat berita kriminal. baik itu penipuan,penculikan, bahkan sex education yang salah persepsi. Jika disimak, rata-rata korban baru mengenal pelaku dari media jejaring sosial tersebut.

Hal yang dapat sobat lakukan untuk menghindari kejahatan semacam ini tentunya dengan hanya membuat hubungan pertemanan dengan orang-orang yang betul dikenal di dunia nyata. Atau jika sobat berniat untuk menambah teman di facebook, jangan gegabah dan asal pilih. Selidiki dahulu dengan siapa sobat berhadapan karena dijamin akun pengguna data palsu yang menyaru sebagai salah seorang teman-pun banyak beredar.

2. Privasi Terganggu

Tidak sedikit pun pengguna yang menyadari bahwa status atau tweet yang dibaginya pada media jejaring sosial bisa disaksikan oleh puluhan, ratusan, bahkan ribuan pasang mata.
Coba bayangkan jika sobat blogermie adalah seorang wanita yang mengupdate status dengan isi seperti "Kepengen nih, dirumah bete sendirian". Asumsi orang berpikiran bahwa anda sedang berada di posisi tidak nyaman (dibaca:Mesum)

Sobat pasti tidak akan menyadari bahwa sejumlah orang yang membaca update satatus tersebut mempunyai niatan jahat. Pihak yang tidak bertanggung jawab bisa saja memanfaatkan kondisi lengah tersebut untuk meneror. Apalagi bila terbukti update status tersebut dilengkapi dengan fitur Map (Update Lokasi Facebook) yang lengkap disertai informasi keberadaan sobat sekarang ini.

Akan lebih baik jika anda tidak membagikan informasi seperti itu yang bisa memicu rasa penasaran dan niatan buruk orang lain

3. Nama Baik tercemar

Pengguna facebook akan rentan menjadi korban pencemaran nama baik. penyebabnya tidak lagi selain peyalahgunaan foto, dan data pribadi yang tidak akurat. Contoh tersebut tidak lain tidak bukan adalah keisengan para hacker yang berhasil mengakses akun tanpa izin

Oleh sebab itu, pastikan Sobat hanya mengakses dari perangkat yang hanya dipergunakan oleh sobat sendiri dan hanya orang tertentu yang sangat anda percaya. Hal terpenting adalah dengan memperhatikan pasword yang dikombinasikan dengan huruf dan angka.

4. Terasing dari kehidupan Nyata

makin sering kita mengakses kehidupan virtual, daya imajinasi kita juga akan terus berubah seiring aktivitas tersebut. Tanpa sadar kita sudah membuat sebuah sistem kehidupan sendiri dan sulit membedakan antar dunia maya dan dunia nyata.
Masalah akan timbul saat pengguna Facebook-holic lebih banyak menghabiskan waktu dengan hanya duduk di depan komputer dan mengabaikan kehidupan sehari-hari mereka. Bahkan sampai rela hati memandangi layar ponsel hanya dengan tujuan tidak ingin ketinggalan tweet.

Sebaiknya, habiskan waktu lebih berguna dengan orang disekitar kita. "Dunia ini tak selebar daun kelor sob". Karena sejatinya, hanya orang terdekat yang sanggup membantu permasalahan kita dengan cepat, ketimbang mengharap bantuan teman di facebook yang sebenarnya dari mereka tidak satupun yang kita kenal sama sekali.

5. Menjadi tersangka kasus kejahatan

Resiko diatas memang banyak memenjarakan para kaum awam yang turut andil didunia cyber. Bahkan tidak dapat dipungkiri salah seorang pelaku kejahatan adalah mereka yang telah lama menjadi korban penipuan, sehingga tidak menutup kemungkinan untuk mencari sarana pelampiasan diri dengan menipu orang lain meskipun teman mereka sendiri.

Untuk itu setiap kali akan membuat status/tweeet atau mengomentari status orang lain sebaiknya sobat berpikiran jernih sebelum hal paling menyebalkan akan timbul...Cmiwww


Heru Prasetyo Blogermie.com Updated at: 2/09/2012 08:41:00 PM

3 komentar:

  1. Betul masbro, jangan terbuai pesbuk, mari kita canangkan gerakan "internet bukan hanya facebook" masih banyak hal penting lain yg bisa kita lakukan di internet, membangun masa depan lewat jualan online salah satunya :)

    BalasHapus
  2. @Saputra MZ: Hehehe salah satunya itu mas, sayangnya saya belum mahir banget dagangan online :)

    BalasHapus
  3. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus