Blogermie.com: 4 Permaafan saya yang beraroma Soto

21 Agustus 2012

4 Permaafan saya yang beraroma Soto

Ada yang berbeda hari ini, itu tampak ketika saya membolak-balik kalender. Ada beberapa perasaan gundah gulana sebelum tidur( Mungkinkah sedang datang bulan?? )

Saya merasa sangat berpikiran "anarkis :Baca Menganiaya" terhadap beberapa orang yang selama ini saya kenal. Perasaan yang berisi kebencian yang membuat dosa,
karena diantara mereka, tak sekalipun menyakiti diri saya, baik secara fisik tidakan maupun perkataan. Sungguh tidak adil bagi mereka dan berdosa bagi saya jika tanpa alasan jelas membenci mereka.

Jujur saja , selama ini berteman dengan siapapun saya tidak terlintas untuk membenci satupun diantara mereka. Bahkan jika satu diantara kalian memproklamirkan jadi musuh pun, saya tidak akan membenci. Semua masih tetap sama, saya tetap akan menyapa, bercanda, ngobrol gak penting karena saya tak membenci dan menganggap kalian sebagai musuh.

Tapi ada hal yang aneh dibeberapa orang ini, mereka sama sekali tidak mengenal saya tapi kebencian membuat saya tidak membiarkan mereka ngomong sedikitpun, bahkan disaat mereka ngomong baik dan benar. Melihat wajah pun terasa muak, segera berpaling muka selain melihat mereka. Karena saya tahu jika terus menatap sorot mata dan mendengar omongan mereka, hanya menambah dosa.

Itu kemarin, saat ini saya putuskan tidak membenci mereka. Apapun yang mereka perbuat, katakan, feedback, dll saya akan bersifat apa adanya.

Siapa mereka?
  1. Bapak Abu Rizal Bakrie

    Saya warga sidoarjo. Sejak mengenal anda di metro TV, saya mulai gelagapan dengan janji ganti rugi lumpur lapindo yang sampai saat ini belum beres. Semua tindakan anda sebenarnya benar, cuma agak lebay. Terlalu berambisi jadi presiden hingga lumpur permasalahan meluber kemana-mana. Bahkan terucap dalam hati "semoga dagu anda bertambah sexy" karena membanjiri kebohongan terhadap korban lumpur lapindo

    Sekarang saya sudah hafal pancasila kok pak , dan berjanji tidak akan mengumpat anda, tetep semangat ya pak dengan dagu anda sekarang "be your self". ada baiknya saya membenci karyawan anda yang lalai saat ngebor sumur. sekali lagi mohon maaf


  2. Mas Saiful Jamil.


  3. Sebagai lalaki tulen, Anda adalah orang baik. hanya saya tidak suka dengan gaya anda yang sok ngganteng, sok kece, sehingga dengan mudah menjajah wanita seperti berita yang saya dengar di tipi-tipi (jadi ingat sinetron PPT). Yang saya benci selama 26 tahin hidup ialah karena saya sangat tersaingi oleh ke"ngganteng"an anda.

    Saya berjanji tidak akan mengulanginya lagi. Biarkan Istri saya yang menilai.
    Kita buktikan di pemilu 2014 nanti siapa diantara kita yang paling ngganteng dan sedap.
    sekali lagi Maaf Mas Syaiful Jamil

  4. Nikita Mirzani


  5. di Akhir 2011 saya pernah membenci anda karena tidak memiliki selera berbusana yang baik. "pating pecotot" dengan konten yang menuai sensasi. Saya janji, jika anda berkomentar saya akan mengeraskan hati saya bahwa "setiap orang punya pendapat yang benar bagi dirinya".
    Kini saya sudah bisa membuka mata dan memaklumi, bahkan anda tutup semuanya pun saya memaklumi. sekali lagi Maaf mbak Nikita Mirzani


  6. Beberapa pembaca blog


  7. Blogger dan pembaca ibarat pion catur yang punya tugas sendiri-sendiri. Tak dapat dipungkiri kecermatan mereka menilai sesuatu dari tulisan orang lain, juga bisa menjadi bumerang bagi saya. Karena saya berkawan dengan manusia maya yang jelas-jelas belum tahu tabiatnya. Jadi, Positiv thinking adalah cara yang arif karena saya tak sedikitpun membenci dan menganggap mereka sebagai musuh.

    Untuk itu Buat beberapa sobat Blogger semua, saya sekeluarga mengucapkan mohon maaf lahir dan batin jika ada salah kata. Semoga Ramadhan ini, menjadikan diri kita semakin menyayangi diri sendiri demi meraih kemenangan.
4 orang tersebut dulunya membuat hati saya selalu berprasangka, semoga dengan meminta maaf, hati saya menjadi "agak adem" di malam sahur terakhir ini. Oh ya sebagai bentuk permohonan maaf, tidak ada surat-suratan ya (gara-gara nazarudin, korespondesi ala kartini bisa happening lagi nih!!) , karena saya tak mengetahui alamat masing masing dari pembaca yang budiman.

Saya yakin ada pihak yang tersinggung, untuk itu saya dengan setulus hati meminta maaf yang sebesar-besarnya. Tapi sebelum menarik saya ke mija hijau, mari bersama-sama menarik diri ke maja makan.. karena sudah waktunya sahur...

By the way, menu sahur hari ini, saya makan nasi kuah soto loh

Heru Prasetyo Blogermie.com Updated at: 8/21/2012 02:15:00 PM

Tidak ada komentar:

Posting Komentar