Warung Blogger, Kolaborasi Multietnik dan Multiview

Sebenarnya tidak ada yang penting pada testimoni ini, karena pada intinya cuma ingin berbagi keluh kesah yang kerap saya alami ketika menjadi seorang Blogger, khususnya dalam mengisi kebanyakan waktu yang terbuang demi ber-multitasking¬† di dunia maya. Maka dari itu, ijinkan saya berimajinasi sebentar tentang “Apa itu Warung Blogger”?

….

Sebagai blogger berketurunan jawa, mendengar nama Warung blogger, Saya seolah dihadapkan pada kemasan warung yang identik dengan panyajian Khas Kopi.

Ibarat kata menghirup Aroma Kopi hangat yang di seduh pagi hari, pastinya…indra penciuman manusia yang normal, akan segan menghampiri sumber aroma tersebut berasal. Ini baru analisa yang subjektif dari segi Aroma saja.

Analisa Objektif tak kalah pentingnya adalah “Rasa” itu sendiri. Terlepas apapun yang nantinya akan dibeli oleh pengunjung warung tersebut bukanlah Kopi, tidak menyurutkan naluri alamiah pengunjungnya yang rata-rata manusia, saya ambil contoh.

Nah, sisi manusiawi tersebut dapat di pantau dari beberapa pertimbangan.  Misalnya, karena sejatinya warung yang ramai pengunjung bukan karena khasnya makanan-minuman yang disodorkan, melainkan kenyamanan dan rasa kebersamaan yang berpendar di dalamnya.  Bagaimana tingkat kerukunan penghuninya, bagaimana pula antusias keadaan warung itu sendiri, dsb. Walaupun tak dapat dipungkiri, menjajakan minuman dan hidangan lain hanyalah sebuah bentuk pelengkap sebuah warung. Konsumen bebas memilih.

Warung Blogger Kolaborasi Multietnik Multiview

Berkilah sebuah Warung mahal, tidak ada satupun kamus yang menyebutkan “Orang kaya yang wajib singgah” sebagai pembanding bagian Warung Blogger. Karena pengunjungnya di-pukul rata (sampe bonyok :D). itu terbukti setelah saya mengajukan diri sebagi member baru di warung blogger. Tidak ada Tuh yang Namanya “POLICE LINE, YOU BETTER NOT CROSS. Hanya beberapa menit, akun saya di langsung Approve.

Pernah suatu kali saya ikut mendaftar di sebuah Perkumpulan blogger yng hampir mirip (Red:Katanya kurang personal gitu). Saya anggap itu sebagai pelajaran dan saya terima lapangan dada)

History.

Cukup testimoni, saatnya saya review sedikit mengenai Warung Blogger.
Seperti halnya warung kopi di tepi jalan, Gontai terhempas angin dari seutas benang harapan, tidak ada satupun sebuah warung kopi yang langsung sukses dan menjadi kafe, Semuanya juga dari nol, Tidak pula dibiarkan melompong tanpa pengunjung. Strategi khusus pastinya sangat dibidik betul oleh pemilik warung dengan menghadirkan Kopi dengan kemasan baru, dan cita rasa baru seperti baik kopi luak, Kopi Torobika, Kopi Susu, Kopi Jahe dsb.

Demikian pula dengan pendiri warung online berkumpulnya komunitas blogger ini. Namanya +Essip, seorang Backpacker asal jombang. Mulanya beliau tidak berfikir panjang jika Komunitas kecil-kecilan tersebut akan seramai sekarang ini. Biarpun dulunya seutas benang rajutannya masih kusut :D, tapi puji syukur berkat kerja kerasnya , kini beliau sudah bisa menikmati pabrik pemintalan benang kesuksesannya seperti sekarang ini

Btw warung blogger dulunya juga sebuah warung suka-suka. Tonggak berdirinya warung blogger ini berdasarkan reka ulang teman seperjuangan Mas Essip yang aseli keturunan jawa, berkolaborasi dengan mbak Jumialely mas Fendik, mas Prima dan mbak Lidya membentuk sebuah Wadah pertemanan di Facebook.
Hingga disuatu masa, Warung blogger berhasil menjulang tinggi hampir menyaingi Idblognetwork (Idblognetwork segmen bisnis). Saat ini Warung Blogger menjaring lebih dari 2000an follower disebuah situs jejaring sosial Twitter

Jika ada yang merasa butuh informasi untuk bergabung, silahkan persiapkan akun twitter kalian dan baca panduannya halaman ini:
https://www.facebook.com/groups/warung.blogger/doc/230294916982842/

Minum Kopi Sebuah Tradisi Multietnik & Multiview

Mungkin Inilah Alasan Pendiri Warung blogger mengangkat tema Kopi sebagai tag-linenya. Tradisi masyarakat etnik pulau jawa yang bertaraf sederhana menjadikan acara minum kopi terlihat sangat terlihat menghibur. Yah, ini dapat dilihat secara Etika minum kopi itu sendiri. Diluar jawa saja,  Negeri Seribu kopi di Aceh-pun tampak riuh dengan pemandangan kekeluargaan yang bersahaja

Demikian pula dengan Warung Blogger, Sewaktu pertama kalinya mendatangi warung blogger, pengunjung yang baru tiba harus bertegur sapa dengan pengunjung yang lain. Sewaktu meminum secangkir kopi-pun, penikmat kopi akan dibuat betah duduk berlama-lama sambil bercengkrama dengan orang penikmat kopi yang lain.

Sekali lagi bukan karena enaknya kopi, tetapi faktor kenyamanan berbaur dengan penikmat kopi yang lain membuat suasana warung kopi tampak sangat bersahabat. Sehingga bagi saya sendiri Etika paling santun dalam adat jawa ketika ber-warung bukanlah sekedar makan, minum, dan langsung pergi. Tapi identik dengan Cangkruk=nongkrong yang di dalamnya si pengunjung warung bisa lebih rileks, dengan pemilik warung, bahkan guyonan dengan pengunjung lainnya, tapi ya tentu didahului dengan etika berkunjung yang benar semisal memberi salam dan berpamitan.

Kafein adalah Candu warung blogger yang sangat bermanfaat
Eits, jangan salah persepsi ya…Sebenarnya saya sudah habis kata, takut Dinkes provinsi mengultimatum blog ini.
Sembari apriori positif saya berkata, biarkan saya menjelentrehkan (bahasa opo maneh) sisi positifnya saja tuh kafein.
Kafein sebenarnya berguna untuk meredakan urat syaraf yang tegang akibat stress, termasuk bagi penderita Doyan ngantuk, kafein adalah zat penting untuk menstimulunkan peredaran otak kalian. (Asal gak berlebihan)

Itu secara kesehatan saya menilai, Nah kalau kalian sudah singgah dan daftar di warung blogger cukup lama, Kafein bisa menjadi candu paling memabukkan sepanjang sejarah kalian blogging, karena di warung tersebut akan banyak manfaat kafein yang sudah di netralisir oleh pemiliknya menjadi bermanfaat:

  • Kafein Banyak teman
    • Kak perlu saya jelaskan ya, karena pembaca disini adalah orang Bedjo. Atau pembaca juga dapat bertanya dan Follow twitter resminya di

https://twitter.com/Warung_Blogger

  • Kafein penyemangat diri
    • Kebanyakan pengikut disitu juga blogger, tapi yang menurut saya menjadi prioritas adalah mereka yang sudah fasih nge-Blog secara personal, Karena jika dibandingkan dengan Blog yang monohok dengan Tutorial, sangat membosankan dan cacat akan Plagiarisme. Nah kalian bisa membaca artikel yang ditafsir murni dan difrasekan oleh penulis sendiri. Blog personal adalah lahan penting kalian dalam menggali sebuah inspirasi menulis
  • Kafein menjadi terkenal
      “lebih baik gagal setelah berjuang, daripada menyerah sebelum berperang” blogger raditya dika juga bercerita, dengan menambah perkenalan menlalui jalur media online. jadi lebih agresiflah dalam bergaul demi meningkatkan segala potensi yang dimiliki. Jangan putus asa, karena Rekan warung blogger senantiasa membangun kebersamaan bagi semua koleganya.
  • Kafein Doorpize dan hadiah
      Berhubung mediasi dan advertising lagi marak ditanah blogsphere, ada promo khusus yang berasal dari sponsor, bisa kontes blog/kuis yang bisa kamu pantengin disitu. Intinya kalian bisa mendapatkan hadiah cukup dengan pantengin twitternya atau lihat dihalaman ini

http://www.warungblogger.org/program-unggulan-twitter-wb/

  • Kafein backlink

Backlink atau membuat link yang berkualitas memang perlu, di warung blogger memang tak ada syarat khusus merekrut member. selagi kalian punya blog, fine-fine SMO sebuah blog ditunjang pula dengan halaman yang relevan, jika kamu merasa blogmu cukup ciamik dan layak dipublikasi kamu bisa gabung di grup ntuh warung dimari

https://www.facebook.com/groups/warung.blogger/

Baik Kafein yang saya maksud diatas juga punya efek samping, Termasuk jika kalian terlalu sering Online. Jadi saya sarankan kalau sudah terlalau sering nimbrung, istirahatlah sejenak. Selain berguna memulihkan stamina yang loyo, pembaca harus rutin menjaga pengeluaran bulanan yang tak berguna semisal Listrik, dan paket layanan data. Lha wong online terus opo yo gak butuh biaya?

Semua blogger pasti sadar diri, tak satupun manusia didunia yang ingin hidup dengan kebodohan. Biarpun secara formal dia pernah sekolah tinggi, dan pintar, bukan menjamin dia paling hebat kalau belum menyadari apa itu Arti “Berbagi”

Semoga dengan Hadirnya warung blogger ini akan merangkul semua blogger-blogger intelek dan rendah hati. Demi mampu merapatkan barisan,bukan malah merapatkan golongan.

Tinggalkan Balasan