Blogermie.com: Aku Yang berubah Haluan Gara-gara WEBE #2

24 Maret 2013

Aku Yang berubah Haluan Gara-gara WEBE #2

2 tahun sesudahnya, tepatnya 2006, saya mengasingkan diri ke surabaya dan bekerja sebagai tenaga serabutan honorer rumah sakit. Tanpa pernah melepas komunikasi dgn ibuk, Saya mencoba alternatif lain jika ada kesempatan mendaftar CPNS dengan Berbekal ijazah SMP (pendaftaran PNS MASIH MUDAH SEKALI)tanpa bantuan siapapun dan tanpa menyogok.
Doa saya terkabul dan dinyatakan resmi diterima PNS meskipun pangkat saya dari golongan 1/c.

Disinilah saya memugar kembali pusara kenangan terdalam saya. Sambil ngekost,saya meluangkan waktu membeli banyak buku tulis, dan sering mampir di jalan semarang-surabaya mencari buku bacaan favorit saya.

Dilain pihak, saya juga berseteru dengan naluri saya. Ingin pulang dan memberitahukan kabar baik ini kepada orang tua saya, bahwa putranya sudah cukup uzur menjadi orang sukses. Memang, selama waktu mengirimi uang ke Ibuk, saya tidak pernah jujur bahwa uang itu adalah penghasilan saya selama menjadi PNS.
Saya tidak sampai hati menyembunyikan talenta itu kepada kedua orangtua, ini semua karena prinsip saya, disamping pelarian saya ke kota bertujuan untuk menghindari perseteruan dengan kedua kakak saya.

Akhirnya maret 2006 saya pulang ke desa dengan terlebih dahulu mengubungi ibuk via telefon. Tak dinyana, saya yang menharapkan ibuk hanya bertemu secara 4 mata, tengah merancang mengumpulkan semua sodara-sodara saya dan bapak. Sampainya dirumah, saya tak henti hentinya menangis melihat 2 tahun lamanya tidak bertemu dengan kedua orang-tua. Sementara hati saya masih menghardik penuh prasangka dengan hadirinya kedua kakak saya.

Saya mulai menceritakan semua kejadian 2 tahun ketika merantau. Semua duka dan suka citapun pecah. Begitupun tampak mimik muka ke2 kakak saya yang terlihat luluh. Menyadari dengan apa yang dicapai oleh saya, bukan semata mata karena saya terlalu egois, tapi saya ingin memberi penekanan kepada kedua kakak saya agar tidak berbuat seenaknya dengan kenangan milik orang lain. Saya masih kecewa dengan ingatan apa yang mereka lakukan menjual buku-saya saya sesuai perintah bapak. Semuanya tertunduk lesu dan menangis saat saya mengakhiri cerita diatas dengan penuh perjuangan dan air mata.

Disuruh menetap oleh bapak, saya menolak. Saya memilih jalan hidup sendiri dengan menulis kembali guratan-guratan kisah. Disamping sudah berprofesi sebagai PNS, saya mencari referensi untuk terus dapat menulis. Saya memilih kembali ke Kost Surabaya dengan berdalih mempersingkat waktu tempuh kerja. Dan syukur alhamdulillah, kedua orang tua merestui

Tahun 2009 adalah awal saya mengenal Internet. Rekan satu kost saya, mengajarkan saya chatting. Dari chatting berdeveloper Project Grow (Mig33) inilah yang membuat peluang bagi saya untuk menjalin kerabat makin terbuka lebar. Situlah baru mulai timbul undtuk mudahnya saya pelajari, termasuk menulis Online.

Dari sebuah platform blog gratisan Google, kemunculan perdana tulisan saya dulu di cumi-cumi blogspot.com, yang kemudian saya custom domain menjadi xumi.co.cc (enggak tau sekarang kemana).

Sambil belajar dasar HTML, saya dipandu oleh maestro Coding Kang ROhman dan Blogenas menerapkan costumize template yang menarik. Hingga puncaknya 2011, saya benar-benar serius menulis tutorial blogspot.

Sebagai blogger pemula, kebanyakan dari mereka mendasari tulisan dengan beraneka ragam artikel tutorial. Ini sebenarnya menarik, karena dasarnya blogger, alur pemrograman dan bahasa HTML adalah syarat bagi yang ingin mempercantik tampilan blognya. Begitupun juga yang ingin sekali tempalte blognya menaraik, disamping pula agar traffic kunjungan organic muncul dengan sendirinya. Tapi akan lain ceritanya jika Tutorial blog yang sudah ada hanyalah sebuah Autogenerate, nampaknya tidak lagi menjadi sebuah artikel istimewa bukan?

Fakta ini sebenarnya adalah benar bagi saya yang selama ini melalaikan tujuan menulis dengan tujuan mengisi topik yang sesuai dengan kapasitas dan segmen personality pemiliknya. Itu terlihat ketika banyaknya tulisan tutorial saya yang mulai dikopas blog lain. Disamping ada faktor yang menguatkan ketika saya bergabung di sebuah forum blog personal, dimana adminnya mengucap permohonan maaf lantaran Blog saya kurang personal.
Kecewa itu ada, namun berkat kecewa inilah, saya belajar untuk tidak meremehkan saran orang lain.

Ditengah serba keputus-asaan selain karena saya kurang cocok dengan IBN dan memutuskan mengundurkan diri, saya menemukan titik terang untuk bergabung di WArung Blogger.

Awal tidak sengaja dengan metode menyeleksi, diterawang, diraba seperti halnya peredaran uang palsu sekarang ini. Saya Sungguh berniat mengganti dan mengobah front kepenulisan saya full Personal. Ini saya buktikan dengan kehadiran WB yang jauh lebih eksotis ketimbang Forum-forum sejenis.

Kalau pada umumnya forum lebih menargetkan Pasif Income, Sebelum dibentuk-pun tidak ada penargetan khusus bagi pengelola forum untuk mendapat gaji, kecuali sponsor yang kesemuanya kompak menjadi anggota WEBE. Disamping kelebihannya terdapat pada lawatan kuis, sedekah, event, buku, de-elllll. (saya butuh info ini lebih banyak mimin WB, toloongggg dibantu,,hehe)

Kalau lebih perspektif saya menilai, WEBE Lebih bertalenta dengan asuhan @pakdecholik (kebetulan orang jawa aseli..yee), disamping karena para dukungan para rekan rekan yang bergender wanita lebih piawai memahami siklus sosial sekarang ini

Intinya saya puas karena lebih potensial menyalurkan bakat saya, disamping TOS dan peraturannya tidaklah mengikat, saya juga dapat memetik hikmah sebuah kebersamaan secara fundamental. (terakhir informasi, ada penggalangan dana untuk Ibunda Pipit Senja, maka secepatnya tulisan Pipit senja akan saya terbitkan)
Tentunya ini menjadi sebuah Euforia baru bagi seorang blogger yang tidak membatasi aktivitasnya menulis saja. Karena saya yakin, Blogger yang baik, janganlah terlalu tendensius menulis, namun juga peka akan nalurinya dengan berperilaku sosial.

Dari Warung blogger, saya banyak dipertemukan dengan bermacam-macam bumbu-bumbu segar plus literatur tua kepenulisan bergenre mendidik. Pena emas dari sebuah hingar-bingar menulis bukan hanya sebatas menumpahkan sebuah tinta, melainkan sebergunanya tinta itu untuk dapatnya mencoreng muka orang. Eh, maksud saya berguna bagi orang lain

Bagi Blogger dan merasa butuh rencana yang tepat tapi masih belum mengenal WB demi merubah gaya menulis (red:henshin), silahkan Mampir dimari http://www.blogermie.com/2013/01/warung-blogger-kolaborasi-multietnik.html

Salam Rukun
Judul: Aku Yang berubah Haluan Gara-gara WEBE #2; Reviewer By: Heru Prasetyo; Rating Blog: 5 dari 5
Heru Prasetyo Blogermie.com Updated at: 3/24/2013 06:58:00 PM

Tidak ada komentar:

Posting Komentar