Blogermie.com: Mimpi Yang Terbunuh

19 April 2013

Mimpi Yang Terbunuh

Ingat Judul ini,sejenak mengingatkan keganasan trend anak muda zaman sekarang ini. Bukan sebagai makhluk Omnivora yang gemar bercinta dan bermimpi setinggi langit, melainkan judul yang tepat bagi semua gender yang mulai dihinggapi trend pubertas dini.


Tiap kali saya duduk di keramaian kafe dan Taman kota, saya merasa ingin tahu dan sangat ingin bertanya, kepada kawan semua, Apakah mereka yang sekarang ini menjalin hubungan dengan "soulmate" atau yang lebih afdolnya disebut "Pacaran Orde baru" akan menggunakan alasan yang sama setiap kali putus hubungan?

Apakah semuanya selalu dan selalu mengobral kata dan analogi yang sama?

Ini bukan sebuah kalimat sanggahan yang penting bagi saya, tapi tentunya sangat menarik untuk dikaji. Terlampau sering melihat fenomena ini, bahkan kerabat dekat hampir 90% pernah mengalaminya.
Mengapa mereka dengan begitu mudah mengikrarkan jatuh cinta dalam sekejap, yang pada akhirnya menjutai-kan akhir perpisahan dengan berbagai macam alasan


Dulu aku memang cinta, sekarang enggak lagi her"
Apa cinta sejati itu ada? Akan-kah ada batas kadaluarsanya??? Rasanya tidak

Jadi, apa yang mereka rasakan selama berujar "Jatuh Cinta" kemudian putus dan beralasan tidak cinta lagi.

Hmm... Akan lebih baik tidak terlalu membuat cinta nampak teoritis. Bersua tentang cinta hanya akan menjadi bumerang bagi diri sendiri.
Berulang kali menyatakan cinta dan gagal menjaga keharmonisannya,  itu adalah hal yang sangat menyebalkan. laksana mimpi yang terbunuh


Video Clip Andra n Backbone : Mimpi yang terbunuh
Judul: Mimpi Yang Terbunuh; Reviewer By: Heru Prasetyo; Rating Blog: 5 dari 5
Heru Prasetyo Blogermie.com Updated at: 4/19/2013 08:30:00 PM

Tidak ada komentar:

Posting Komentar