Blogermie.com: Quiet People - Menjadi Pribadi Tanpa Harus Lupa diri

25 April 2013

Quiet People - Menjadi Pribadi Tanpa Harus Lupa diri

Sebagai manusia, kita ditakdirkan memiliki prinsip yang berbeda. Seringkali hal-hal istimewa yang diperoleh melalui prinsip tersebut sedikit goyah akibat pengaruh lingkungan yang ada.
Terkadang, saya sendiri mengalami hal serupa lantaran dipicu hal-hal sepele. Hanya karena Obsesi "Ingin itu", "ingin ini", saya cenderung lupa sesaat, terperangah, dan pada akhirnya lengah mengabaikan tujuan awal.


Di antara banyak jenis lupa, Lupa diri adalah yang paling parah. Pernah suatu ketika saya Pergi ke Toko Buku di Jalan Semarang surabaya. Diawal keberangkatan, saya sudah yakin betul untuk memilih Buku bergenre A sebagai destinasi utama, Tapi sesampai disana, begitu buku tersebut sudah saya dapat. Saya melirik buku lain yang sebenarnya bukan menjadikannya sebuah target. Sepulangnya dirumah, Saya sangat menyesal dan hanya sanggup bergeming: "kenapa aku tadi beli buku ini ya. Aneh!!

Begitu juga ketika sudah menikah. Ujian yang terberat dalam hidup seperti ini adalah ketika sudah dibilang cukup bahagia. Karena disaat bahagia sekecil apapun, biasanya seseorang akan mudah lengah jika tidak mampu memecahkan permasalahan yang sepele. Begitu masalah sepele itu dibiarkan berlarut-larut tanpa pemecahan dan menggunung, seiring itu pula terlupa sehingga jika cobaan datang menimpa, hal itu membuat terkaget. Disitu, saya sering menyalahkan diri sendiri dengan beragam pertanyaan

"Kenapa Aku lupa"?
"?



Beruntung, Hal-hal yang bersifat reportase dan komunikasi ringan tentunya banyak mengajarkan ilmu berharga bagi saya.Dan beberapa hikmah yang saya dapat ialah ketika ngorol dengan seorang teman.

Sempat saya ngobrol dengan seorang teman yang baru saya kenal melalui sosial media dan sekarang ini bisa dibilang cukup makmur di dalam kariernya menulis. Hampir 1 jam saya ngobrol dengan beliau, ternyata tersisip pesan yang menurut saya amat bermakna:

'Yang penting Everlasting aja mas heru. Masalah Populer itu gampang, karena populer itu sifatnya konstan dan instan. Jangan tergiur dengan panggung sandiwara yang besar. Biarpun Mewahnya Gono-gini, Sesuatu yang baru itu tidak akan mengubah tujuan awalnya seperti apa, dan hal unik yang sanggup menginspirasi banyak orang. Itu baru keren...

Dari saran teman saya inilah, Sudah dapat ditarik kesimpulan bahwa "Quiet people have the loudest minds" yang menjadi karakter saya dan memang notabenenya menjadi syarat utama, hilang begitu saja akibat lupa diri. Saya terlalu asyik melihat sesuatu yang nampak menggiurkan, Sementara jika sudah dikaji, tidak ada satupun nilai filosofi dan heroik yang nantinya bisa saya petik menjadi sebuah cerita.
Bersyukur berkat saran beliau, Hal-hal yang sederhana memang jangan sampai ditepikan ke-seberang. Sungguh, saya sangat termotifasi.

Kebahagiaan dan Obsesi semu membuat Jiwa makin Takabur. Kita lupa dan kurang mawas diri  terhadap keadaaan yang menggiurkan. Hingga pada saat nanti tertimpa kesedihan, akan terasa sangat tidak bergunanya keluh kesah.
Judul: Quiet People - Menjadi Pribadi Tanpa Harus Lupa diri; Reviewer By: Heru Prasetyo; Rating Blog: 5 dari 5
Heru Prasetyo Blogermie.com Updated at: 4/25/2013 10:30:00 PM

Tidak ada komentar:

Posting Komentar