Blogermie.com: Menulis Bukan Untuk Reward

04 Mei 2013

Menulis Bukan Untuk Reward

Menulis adalah mereview? mana diantara keduanya yang benar?

Saya dukung 100% orang yang idem dengan keduanya. Karena bagaimanapun secara harfiah, menulis tak ubahnya seperti mengkaji apa yang telah kita lihat, apa yang telah dirasakan, dan apa yang tengah terjadi saat itu. Entah itu penyampaiannya secara angan-angan (fiksi) maupun pendapat (realita), toh menulis tetap menjadi cara mengkaji inspirasi yang paling baik.

Namun, ada yang terasa mengganjal jika tulisan ini saya terbitkan. Ini berkenaan dengan cara pandang penulis minor. Penulis mayor (yang katanya) menganggap "gaya" kepenulisan pemula adalah hal yang biasa-saja, bahkan seperti sangat memaksa secara komersil. Tentunya hal tersebut tidak selalu demikian. Karena bagaimanapunpun juga, penulis memiliki kepentingan sendiri dengan topik tulisan yang mereka pilih, meskipun tujuan awalnya memang menulis dengan membawa genre tertentu. Tentunya ada sedikit azas perubahan yang terbawa. Karena menulis bukanlah sekedar menjadikannya hobi, tapi juga menggiring ke arah gaya hidup yang lebih baik.

Ada yang bersikukuh bahwa Menulis adalah Hobi. Tak pelak suatu saat nanti, saya amat berkeyakinan jika hobi tersebut akan bergeser pula seiring dengan cara pandang seseorang ketika menjalani kehidupannya. Lambat-laun, gaya menulis juga akan mempengaruhi kepentingan lain yang berskala prioritas. Ambil contoh ketika sudah berkeluarga. Sudah jelas nantinya menulis tidak hanya sekedar penyampaian inspirasi, tapi dapatnya-pun harus menghasilkan income. Masalah reward diraup atau tidak, itu hanya urusan Bedjo-nya seseorang, Karena rizki sudah diatur yang diatas.

Jadi, jika ada orang yang menganggap Menulis hanya untuk mencari pasif income, satu hal yang ingin saya ubah demi mematahkan klaim tersebut adalah tidak semuanya benar (bagi saya), karena:
  1. Menulis, (Menatar uneg-uneg lisan menjadi Tulisan) itu dilakukan dengan sepenuh hati sesuai kredibilitas penulisnya sendiri - Tidak ada hubungannya dengan reward
  2. Menulis Suka-suka dalam arti luas, adalah melihat berbagai hal yang dipandang layak dijadikan inspirasi -Tidak ada hubungannya dengan Upeti
  3. Menulis adalah tindakan tidak mengada-ada dan tindak berjaga-jaga, dan dapat dipertanggung-jawabkan secara kualitas pribadinya. - Tidak ada hubungannya dengan Grasi
  4. Menulis adalah menyikapi zaman dengan memberikan sentuhan tulisan yang sedang happening - Tidak berhubungan dengan Upakarti
Hematnya-pun, Yang terpenting dari sebuah tulisan yang mantab guna mengisnpirasi orang lain, dan benar-benar fokus dengan topik yang dibuat, karena bagaimanapun cara pandang seorang yang dipenuhi pemikiran Ortodok secara Komersil itu namanya "pamali" dan tidak baik.

So, menulis saja tanpa berkeluh kesah, dan berhenti berfikiran negatif. Namanya mujur itu gak bisa diukur maupun diraba. Kalau sudah waktunya, Si-Rizki juga tidak akan berpaling
Judul: Menulis Bukan Untuk Reward; Reviewer By: Heru Prasetyo; Rating Blog: 5 dari 5
Heru Prasetyo Blogermie.com Updated at: 5/04/2013 01:58:00 PM

Tidak ada komentar:

Posting Komentar