Blogermie.com: Indomie Rasa Kamper

19 Januari, 2018

Indomie Rasa Kamper

Indomie Rasa Kamper
Foto Hanya Pemanis [Sumber: unsplash.com]
Maaf, ini bukan judul yang bertujuan menggulingkan trademark produk mie ternama. Bukan pula berisi pengaduan Produk Mie beracun yang telah dinyatakan gagal lolos BPOM lantaran mengandung zat berbahaya. Sekali lagi bukan!

Entah kenapa, semenjak hujan turun di pertengahan bulan Desember ini, nafsu makan istri saya meningkat seperti penderita busung lapar. Ibarat penyakit menular yang tak akan pernah sembuh, istri saya juga memiliki selera makan mie yang berlebihan, namun tak mengubah kepolosannya sebagai wanita beradab. Tetap santun, namun kadang lugu


Saking lugunya, sulit bagi lidahnya membedakan antara produk kadaluarsa dengan produk kemasan yang terlanjur disimpan lama didalam loker. Terlepas menurut pendapat pembaca, apakah semua makanan kemasan di Indonesia tergolong kategori higienis atau bukan..

Kemarin Rabu, 18 desember 2013, saya terjebak dengan keluguannya perihal Produk Indomie Kemasan Baru & Rasa Baru.

Tidak menyalahkan sih, namun sedikit janggal saja apabila baru pertama kali indomie membuat rasa yang sedikit nyleneh, dan itu saya buktikan sendiri. Indomie rasa kamper. Bukan..bukan.. Maksudnya, Indomie rasa Ayam Bawang yang terlanjur lama saya simpan di loker kantor. Sementara di loker tersebut telah saya isi dengan aneka minyak wangi, deodorant dan kamper dengan tujuan mengusir ngengat dan kecoa.

Ketika saya bawa pulang ke rumah dengan tujuan memusnahkannya, Tak sengaja istri memasaknya 2 bungkus. Sambil menyodorkan Mie yang telah matang untuk saya cicipi, ndlalah kok hidung ini mencium bau tak asing.

Yah, lebih tepatnya bau kapur barus.
Sialnya lagi, 2 porsi mie matang yang sebelumnya ia rencanakan, dibagi menjadi 2 mangkuk sup, akhirnya tandas dimakan sang istri tanpa menanyakan terlebih dahulu asal muasalnya.

Sambil memegang perutnya yang kekenyangan, dia bersendawa dan berkata:

Mienya enak yah..Bau Belagio, Rasa baru tah?....

Dalam hati saya menggerutu. Namun untuk menjawab keraguan selera humor saat itu, saya hanya memberi statement dengan nada tinggi, agar dia beranjak dari alam bawah sadarnya:

Dasar Geblek...!!, tahu nggak, mie yang kamu makan tadinya, mau aku buang biar gak ngeracuni orang kantor,!!, pantesan kan rasanya kaya minyak semprot dan kapur barus. Awas kentutmu, ntar malah bisa membunuh anak kita.
Heru Prasetyo Blogermie.com Updated at: 1/19/2018

3 komentar:

  1. Met pagi Mas...
    Baru berkunjung kemari. Indomie? Itu saya banget. Maksudnya semacam makanan semalam-malam, bukan sehari-hari, terkhusus buat saya.
    Ya jadi hampir tiap malam nyeduh indomie, apalagi diatas tengah bulan, sudah dipastikan pasti ngindomie....hehehe
    Makasih sudah berkunjung ke blog saya yg masih bayi...

    BalasHapus
  2. Akibat terlalu cinta sehungga ayam bawang jadi rasa kamper :D
    Segitu cintanya ya, sama Mie...
    Saya tadi baru saja curhat sama suami karena sekarang kalau mau makan di resto Jepang yang khas dg mie alam Jepang itu jauh...ha ha ha
    Tapi, Indomie di Carefour pun jadi dan lebih ekonomis :D

    BalasHapus
  3. Terus gimana gan istrinya sehat aja? Barusan ane makan indomie rasa kapur barus juga nih, udah habis sebungkus baru sadar wkwk

    BalasHapus

Dekil, bukan berarti Anda bebas berkata Jorok. Karena fitur komentar jarang Admin moderasi. Segan & Hargai komentar anda pribadi sebagai cermin Hakikat Diri