Blogermie.com: Kaleidoskop 2013

11 Desember 2013

Kaleidoskop 2013

2013 tinggal menunggu hitungan hari. Sisa waktu yang terhitung beberapa minggu ke depan, akan lebih bermanfaat apabila saya pergunakan untuk memberikan sentuhan suasana postingan agak lain.
Yah, bulan Desember ini, saya berencana menulis seluruh suka-duka saya dalam kurun 1 tahun selama menulis dan beraktivitas.


2013 ini adalah tahun yang paling banyak buang-buang tenaga sekaligus meninggalkan rasa. Di tahun 2013, yang paling berkesan tentu saja adalah acara syukuran kelahiran Si-Irma hehe.. namanya juga baru pertama kali dikaruniai momongan.

Lalu, dari segi financial, saya juga mengalami peningkatan. Baru pertama kali dalam seumur hidup, saya memperoleh reward lahir-dan batin, mulai dapat berfikir realistis akan pentingnya menabung. Dan aktivitas yang mensupport seperti inilah yang sekarang dikaji kembali guna memperkuat pakem saya menulis. (Mungkin) di tahun 2014 nanti, saya hanya menulis dengan prioritas khusus mencari penghasilan tambahan, disamping ada suatu hal yang membuat saya harus fokus belajar ke Fotografi  dan dasar Video Editing

Namanya juga baru permulaan, dari hobi menulis yang dulunya pernah saya buang jauh dari benak (mungkin memang akan bakal lama, entah sampai kapan), Namun saya berfikir jika porsi menulis juga dikombinasikan dengan kesenangan baru yang lain, itu baru dapat dikatakan seru.
Tapi, sampai saat ini, kesibukan demi kesibukan kantor yang sebenarnya masih terulang di-tahun 2012 membuat semuanya agak terhambat... membuat beberapa opsi yang harusnya tercapai di tahun 2013 terasa berlalu begitu melambat.

Saya misalnya, hanya melakukan perjalanan ke daerah itu-itu saja di kota Surabaya. Baik luar daerah berikut lintas kota yang itu-pula seperti: Probolinggo (tentu saja), Mojokerto-pacet (asyik), malang (piknik kantor), dan Sidoarjo (untuk kondangan). Membosankan yah? Mungkin. Tapi sedari dulu, saya ini tidak terlalu menyukai jika terlahir bukan sebagai tipe traveller hihihi...

Dari segi kesibukan lain, hobi memotret misalnya,  juga mengalami banyak penurunan. Pokoknya tahun 2013 adalah tahun kerja dan kerja. Yah, saya menghibur diri dengan menerima banyak tawaran kerja lembur apapun, itung-itung mempersiapkan biaya Aqiqah Anak tahun depan.

Saya yang mengaku hobinya adalah membaca, mendengarkan musik, memotret, dan juga (dulu) olahraga, tahun ini, atau tepatnya semester kedua sangat menurun melakukannya. Membaca sangat berkurang, hunting foto menurun drastis (termasuk keinginannya), sedangkan olahraga, sempat beberapa bulan lari siang (jogging), tapi akhirnya bosan dan berhenti sejak pertengahan tahun kemarin.

Tambun dan perut bunci masih menjadi kondisi yang masih diwaspadai. Target 2013 lalu, saya lebih dapat menjaga pola makan, namun untuk masalah begadang dan minum-minuman manis, saya masih sembrono. Ditambah semangat merokok makin menggebu-gebu...Semakin tidak tahu keadaan paru-paru saya untuk 2-10 tahun ke depan.

Dan pada akhirnya, mengenai hubungan sosial, ini sangat payah bahkan paling payah. Tidak ada semangat untuk membuka akun sosial media kalau tidak terlalu urgent. Dan sempat kehilangan beberapa kontak nomer hape teman-teman SMP karena lebih sering mengobrol dari pada sms-an.

Kini, di akhir tahun 2013, saya hanya berharap tahun 2014 akan ada perubahan saja dalam hal-hal itu, minimal dalam hal hubungan sosial. Semoga tetap semangat
Judul: Kaleidoskop 2013; Reviewer By: Heru Prasetyo; Rating Blog: 5 dari 5
Heru Prasetyo Blogermie.com Updated at: 12/11/2013 04:07:00 AM

5 komentar:

  1. Aamiin.. semoga keturutan semua impian di tahun 2014 nanti. Aku rudit disik sam, pingin mimpi ketemu sing bening-bening hahaha

    BalasHapus
  2. Membaca posting ini serasa terpukul juga. Saya juga ngaku sih hobi membaca. Ternyata itu hobi yg dulu. Tahun ini, rasanya gak menuntaskan satu bukupun. Tewas di halaman 10. Paling jauh juga sampai bab 1. Memalukan.
    Rasanya ini salah satu hal yang harus saya kembalikan di tahun depan.

    Jadi, makasih telah diingatkan tentang kegiatan baca-membaca ini Mas.

    Semoga tahun depan kian sukses,

    BalasHapus
    Balasan
    1. lebih dari itu dhe. Perencanaan yang sudah di buat dengan sangat matang, kadang malah tertinggal, cuma sebatas konsep yang pada akhirnya juga terabaikan...huft..

      Ta ..semoga tetap semangat

      Hapus
  3. Mas heru, saya paham perasaanmu..
    Tidak lain, dan tidak bukan. Saya pun tiga bulan terakhir ini mengalami hal yang sama. Saya dengan sangat kepaksa mesti rela menggeser beberapa hobi dan minat saya dalam menulis, nyeketsa, dan tipografi.

    HIngga saya pun tiba pada titiknya, yaitu: "sekarang saya melakukan ini, murni atas dasar butuh duit. bukan lagi duit yang butuh saya"
    Maka dari itu... Semangatlah!

    *kabur ahhh sebelum disiram susu*

    BalasHapus