Blogermie.com: Sepotong Indah di Kursi Bioskop

18 Desember 2013

Sepotong Indah di Kursi Bioskop

Bercerita tentang Bioskop, itu sama halnya membuka tabir kebenaran di jaman purba yang pernah saya alami selama 27 tahun hidup. Sedikit orang yang mengetahui bahwa, Bioskop masih memiliki daya tarik untuk dijadikan kajian sejarah atau paling tidak, refleksi mengenai kekejaman sebuah zaman.

Sudah sering sekali saya melihat tayangan di TV tentang bioskop-bioskop yang pernah jaya, yang penuh dengan kisah heroik, yang kini sudah bangkrut digilas jaringan bisnis bioskop modern macam Cinema21. Satu dari sekian banyak potret kekalahan sejarah lantaran uang.

Seperti biasa, saya hanya akan sekadar menceritakan pengalaman dan kesan-demi kesan yang dialami(terutama saat ini) di tiap tempat yang pernah saya datangi. Entah sendiri, maupun didampingi teman-teman.
Bagi saya, bioskop adalah sebuah pengalaman berada di ruang publik. Mungkin sudah beberapa film jadul, saya tonton seumur-umur yang diperankan aktor lawas seperti Suzanna, Adven bangun, dan Barry Prima, yang tentu saja tidak banyak yang masih bisa teringat di memory tumpul saya sekarang.

Tapi, setiap kali menonton film di bioskop, ingatan akan film itu tidak akan hilang semudah ketika menonton film di rumah. Mungkin tuhan terlalu baik memberikan nalar ini pertanda hidayah-Nya, sekaligus alasan kenapa sampai sekarang saya tidak sanggup membuang lembar-demi lembar peristiwa yang telah berlalu.

Pertama, tentu saja karena saya harus membayar tiket yang lebih mahal dari cara menikmati film lainnya. Kedua, karena saya tidak sering mengalami 2 jam berada di ruangan gelap dengan layar lebar, tata suara dolby stereo, dan bertemu dengan orang-orang asing. Atau yang ketiga, kejadian unik yang membuat romatika sebuah cinta seakan enek untuk ditelan.

Sisa kisah indah tersebut saya tuang di Postingan  › http://www.blogermie.com/2013/01/ungkapan-cintaku-transformer-pun-ikut-iri.html, yang membuat kedekatan saya dengan orang asing yang kini, uzur memiliki nama panggilan teromantis dengan julukan "adek".

Selamat malam
Judul: Sepotong Indah di Kursi Bioskop; Reviewer By: Heru Prasetyo; Rating Blog: 5 dari 5
Heru Prasetyo Blogermie.com Updated at: 12/18/2013 10:05:00 PM

1 komentar:

  1. Duh, ini nulis ttg bioskop...
    Ini cerita lama saya zaman SMA di Sukabumi. Tempat indah penuh memory. Suka banget nonton karena dulu ada beberapa bioskop di Sukabumi. Beberapa potongan karcisnya masih tersimpan sampai sekarang. Pernah saya tuliskan juga di blog dan Mas Heru rasanya juga berkomentar disana.
    Saat ini tidak ada satupun bioskop disini. Biarlah seperti ini. Setidaknya julukan baru untuk Sukabumi enak juga didengar ditelinga. Julukan "Kota Tanpa Bioskop"...hihihi

    Salam dari Sukabumi.

    BalasHapus