Blogermie.com: Balon Smiley di Akhir Pekan

09 Maret 2014

Balon Smiley di Akhir Pekan

Terlalu dini untuk terhibur atau juga terdesak karena menyalahkan harinya kurang tepat. Sepertinya sih bukan juga disebabkan oleh Hari minggu, tapi murni karena hujan, sehingga rencana membahagiakan orang terdekat bisa berantakan. Ditambah, sebungkus Mie Instan rasanya tak cukup untuk menyuap nafsu makan yang  menyerbu. Akhirnya kaki melangkah keluar, ditemani gerimis yang sialnya mendadak jadi besar ketika menerjang separuh perjalanan.


Tekad yang terhalang dengan mengikuti naluri manusia. Jika tidak ingin tubuh gemetar didera sakit, maka saya cenderung memilih berteduh sejenak di sebuah tenda kecil, yang biasanya dipakai naungan bagi para sales motor membagikan kertas seleberan piutang.
Tepat di ujung jalan sana, bulir-bulir air yang jatuh kian lebat. Tak satupun didapati penjual nasi bungkus yang enggan membuka lapaknya...
Yah paling tidak sekali ini saja, perhatian terhadap cemilan menjadi sedikit berkurang, tidak basah kuyup, tentunya sudah sangat bersyukur sekali.

Tak lama berselang, sebuah sepeda kumbang tengah bersandar. Tepat dihadapan saya kini, tegak berdiri Pria pruh baya, agak kurus, yang menjual beberapa Balon Angin beragam bentuk. Saya mencoba menawarkan diri, berusaha mengalihkan rasa menggigilnya yang berasa menjalar di sekujur tubuh. Lengkap sudah obrolan 2 orang pria berkeluarga yang terhimpit keinginan untuk pulang kerumah namun terhalang cuaca.

Beliau tampak bahagia ketika saya meminta 1 buah balon smiley diturunkan dari tempatnya. Saya tahu kalau balon itu tak punya nyawa. Namun sebagai pembeda, balon tersebut punya ekspresi yang tidak bisa berdusta ketika menghadapi situasi ekstrem. Saat berkumpul maupun dipisahkan bersama rekan balon yang lain, dia tetap saja tersenyum. Tak peduli panas maupun hujan, Balon smiley tetap tersenyum sampai kini. Balon Smiley yang tidak pernah mengeluh, tak mampu disuap.
........


Malam ini satu buah balon Smiley yang diikat kuat, menjadi saksi kehadiran penjualnya amat bernilai. Di satu keinginan si bapak, bisa pulang tanpa bertangan hampa membahagiakan anak istrinya dirumah. Disisi yang lain bagi saya, Irma pasti suka dengan Balon Smiley berwarna kuning tersebut. Terlepas dari rasa lapar yang tadinya datang mendera...saya benar-benar sudah lupa akan hal itu.

Balon Smiley
Judul: Balon Smiley di Akhir Pekan; Reviewer By: Heru Prasetyo; Rating Blog: 5 dari 5
Heru Prasetyo Blogermie.com Updated at: 3/09/2014 08:46:00 PM

Tidak ada komentar:

Posting Komentar