Blogermie.com: Seru!...Agustusan bersama Ibu-ibu

16 September 2016

Seru!...Agustusan bersama Ibu-ibu

Bunyi kecipak-kecipuk air yang tak lepas dari pandangan, menghias kibaran sang merah putih dan umbul umbul Transmedia di desa kami. 3 jam lamanya para panitia hut kemerdekaan RI ke 70 tengah bersiap membuat sebuah kolam pemandian umum. Dengan dimensi 5x6m, desaignnya dibuat sederhana namun kokoh, dan kain terpal sebagai alas.
Sementara ditiap sudutnya, telah dipasang besi penyangga demi menghindari kebocoran. Kontruksinya sedemikian kuat terlihat dari sisi samping , diikat erat dengan beberapa buah kayu lonjoran. di tepian kolam juga berdiri tiang lain terbuat dari bambu sebagai penyangga. Menyamping, condong menghadap ke tengah dengan sandaran pohon jambu di belakangnya


Sepintas, orang-orang akan cenderung menilai bahwa konsep tersebut untuk kepentingan lomba menangkap belut atau ikan sejenisnya. Jika mengambaikan 2 penyangga lain yang masih belum jelas fungsinya tadi ,tak sepenuhnya salah, karena mulanya saya sendiri juga berpikiran sama. Namun karena prosesnya baru berjalan setengahnya dari yang diketahui selain panitia, saya baru bisa menyimpulkan setelah 4 orang bapak-bapak mengangkat sebatang pohon pinang dari tepian kolam.
Tak lama berselang, satu diantara bapak itu memegangi dudukan tiang penyangga sambil mencari topangan yang pas di ujung pinang yang lainnya. Intruksi yang pas diikuti aplause bapak-bapak didekatnya sehingga membungkam ketidaktahuan orang di sekelilingnya kalau para panitia ini terlalu sibuk membuat Pemandian Kepruk Air....Lebih tepatnya, Lomba Kepruk air.

Sore harinya di sebuah kolam yang sama, puluhan warga mengikuti lomba kepruk air yang diadakan gratis. Warga antusias karena 2 tahun yang lalu lomba ajang keberanian ini sepertinya hampir vakum di desa kami. Berapapun hadiah yang diperebutkan, sepertinya bukan masalah lagi karena selain mencari kemeriahan, keakraban juga bisa mereka bawa pulang secara cuma-cuma.


Volume kolam terisi air penuh, secara bertahap panitia mulai memberikan "aware" bagi penononton yang terlalu dekat dengan tepian kolam karena jika dibiarkan, hentakan para pemain yang tercebur menjadi gelombang tsunami terdahsyat dikolam berukuran sedang ini, apalagi kebanyakan pesertanya orang adalah dewasa yang "lemu-lemu".

Setelah aba-aba diberikan, peserta pun bersiap mengayunkan guling yang dibawa. Air kolam yang awalnya jernih seketika berubah menjadi coklat pekat bercampur lumpur akibat ketiak dan keringat para peserta yg memang kebanyakan belum mandi semua



Menjadi daya tarik tersendiri tatkala kelompok ibu-ibu mendapat giliran pertama. Selama tak terjatuh, mereka diberi kesempatan mencakar memukul sebanyak mungkin rivalnya menggunakan guling yg terisi air. Untuk membuka kesempatan pertama, kebetulan Ibu RT mendapat jatah nomer urut paling awal..Tumpah sudah keriuhan diiringi gelak tawa para penonton.

Aksi peserta juga disusul dari golongan bapak-bapak dan anak muda. Berlangsung seru dan penuh kelucuan. Banyak di antara mereka yang terlihat setengah-setengah. Namun tak sedikit pula yang bersemangat memburu di atas kolam.


Saling sorak dan saling pukul pun tak terhindarkan. Beberapa anak berulang kali terjatuh hingga setengah tenggelam. Air bercampur lumpur pun terpercik ke segala arah termasuk mengenai wajah mereka.



Di akhir lomba semua warga merasa senang dengan kelucuan. Puncaknya adalah ketika para pemenang tampil menerima hadiah, dengan serta merta dan spontanitas, pasalnya... panita mengangkat pemenangnya menuju teropi terakhir...menceburkannya ke kolam.

Semoga itu bukan hari naas mereka






Judul: Seru!...Agustusan bersama Ibu-ibu; Reviewer By: Heru Prasetyo; Rating Blog: 5 dari 5
Heru Prasetyo Blogermie.com Updated at: 9/16/2016 03:53:00 PM

Tidak ada komentar:

Posting Komentar