Memindahkan aplikasi Android ke memori eksternal

memindahkan aplikasi android ke Memori eksternal | Memindahkan Aplikasi Android

Android mempunyai beragam keunggulan aplikasinya yang disebut-sebut lebih ‘Open Source’. Dari sekian banyak yang tersedia di Market-placenya, 28 % kebanyakan berbayar. Dengan begitu jumlah aplikasi gratis yang begitu banyak jumlahnya, menjamin bukti sesungguhnya bahwa android sanggup untuk memikat pengguna dengan pengguna aktivasi yang mencapai 900 ribu perangkat.

Saking banyaknya aplikasi yang di-jejalkan di-setiap OS android, tidak mematok kemampuan seriap versi sistem android. Terutama kalau dilihat dari segi kapasitas memori yang dimiliki tiap smartphone, beda kapasitas, beda pula daya muatnya untuk berbagi penyimpanan dengan sistemnya.

Karena secara default, aplikasi yang sudah terinstall, lambat laun akan menyedot memori internal yang dimiliki tiap smartphone. Sudah dipastikan dengan memori internal yang terbatas, sistem akan membatasi aplikasi yang hendak di-ekstrak.

Nah untuk mengatasinya, sobat bisa melakukan pemindahan aplikasi tersebut ke memori eksternal secara aman, tanpa perlu melakukan proses rentan resiko. Seperti melakukan Rooting.
Walaupun cara memindahkan aplikasi android ke memori eksternal tidak selamanya permanen dilakukan dalam keadaan unroot. Toh baiknya, rooting adalah hal terbaik yang harus ditempuh. Selain dapat meningkatkan performa device android itu sendiri, Rooting juga dapat membuat perubahan besar untuk tampilan dan skin agar lebih menyerupai ketangguhan ponsel-ponsel mahal.

Karena Google sendiri sudah menjanjikan bahwa sistem operasi besutannya tersebut bisa dioprek sesuai kemampuan pengguna.
Untuk itulah, jika anda soerang androiders enthusiast, tidak ada salahnya melakukan rooting. karena dengan melakukan rooting, kita bisa seberapa jauh kemampuan perangkat android tersebut untuk dipakai berkerja keras dan ultitasking.

Saya sendiri sudah sering melakukan Rooting sejak 2015, secara ototidak. Untuk kepentingan Custom rom. Karena tidak mampu beli hape mahal, sengaja saya kostumisasi tampilannya saja. Agar semirip mungkin dengan hape mahal dengan performa yang setara, biasanya rooting saya korbankan untuk skala hp android cina murahan yang memiliki dimensi layar 5 inci, dengan ram kurang dari 1 GB.

Berikut adalah cara Memindahkan Aplikasi Android ke memory eksternal yang bisa sobat lakukan:

  1. Download aplikasi ‘Link2Sd‘ di https://play.google.com/store/apps/details?id=com.buak.Link2SD kemudian ekstrak ke Komputer
  2. Selagi dalam kondisi Root, Untuk apk link2 sd ini biasanya saya beli satu paket dengan versi full

    versi full android link 2 sd apk bisa di download di sini : › https://play.google.com/store/apps/details?id=com.buak.link2sdplus
     
    Mengingat adanya menu tambahan setting yang dapat meningkatkan kinerja android kita 500% lebih cepat. Dengan sejumlah konsekuensi sih.

  3. Untuk membaca driver tersebut sempurna secara keseluruhan, pastikan juga bahwa driver ponsel sudah terinstal terlebih dahulu
  4. Aktifkan USB debugging, beri tanda centang di setting → applications → Development → USB Debugging
  5. Aktifkan Aplikasi APK untuk driver yang ‘Unknown’ (biasanya terbatas untuk apikasi pihak ketiga) dengan memberi tanda centang di setting → Applications → Unknown Sources
  6. Sambungkan kabel data dari PC ke Ponsel
  7. Setelah PC berhasil terhubung dan men-detect ponsel sobat, segera jalankan “Enable Move to SD”
  8. Untuk Memindahkan aplikasi yang berasal dari memori internal ke memori eksternal masuk menu Setting → Applications → Manage Applications

Ditahun ini, 2018. Rooting adalah sesuatu yang dianggap ilegal. Terutama oleh vendor besar seperti smartfren. Sengaja produk gadget yang mereka buat sengaja dirakit secara unlock. Dan di bundling dengan kartu selularnya
Selamat mencoba

Artikel Terkait :

Tinggalkan Balasan