Kelebihan Dan Kekurangan Sony Ericsson Aspen M1I

Untung Rugi Aspen yang patut dipertimbangkan:

Kelebihan dan kekurangan Sony ericsson Aspen di review yang kedua | Melanjutkan kajian pada postingan sebelumnya, mengenai Review Sony M1I Aspen dari Segi Design, kali ini saya akan berlanjut ke review yang kedua. Pada Review Sony Aspen yang kedua ini, saya hanya akan memfokuskan kelebihan dan kekurangan sony ericsson aspen di beberapa titik display dan menu-menu penting untuk di pedomani sebagai User pemula.

Untung Rugi Yang Menjadi Nilai Umum Sony Aspen Handphone Sony Ericsson Tipe Aspen ini, sekilas mengingatkan saya akan popularitas Sony Ericsson W960 yang dulunya memang diperuntukkan sebagaimana ponsel pintar di-kalangan Officer. Karena terdapat beberapa fitur mobile office yang dulu nyaris dihilangkan.

BACA JUGA :

Tidak banyak terdapat di W960, namun dilengkapi di generasi sesudahnya. Bisa dibilang si-Aspen ini Adalah penyempurnaan dari saudaranya itu.

Waktu itu SE W960 masih menggunakan OS Symbian UIQ, kali ini Sony Ericsson Aspen hadir dengan OS Windows 6.5 Profesional dan pastinya dilengkapi dengan aplikasi bisnis yang lebih yahud dari SE W960.

Display dan Build Experience

Berikut User view Sony Ericsson Aspen yang tampak di menu utama. Yang masih asing dengan tampilan background nampaknya akan sangat kecewa jika membandingkannya  dengan SE X1. Walaupun secara design, layout UI Aspen mengadopsi dari Sony Xperia, tetapi saya yakin banyak pengguna yang kecewa dengan dimensi layarnya yang sempit. Hanya berkisar 320piksel x 240piksel.

BACA JUGA :

Dengan mata mendelik, terkadang ikon menu Aspen terlihat “mungil” sekali dan terkesan sangat tidak beraturan.

User Interface Sony Ericsson M1I Aspen

Live View Sony Aspen

Meski bukan pengguna Perangkat Mobile Kelas bisnis, saya terkadang menggunakan nih HP untuk transaksi juga. Buat pekerjaan kantoran juga ok, karena sudah tersedia Office 2010.

Selagi mengisi waktu luang, juga ada game bergenre ketrampilan. User Review Aspen tampak mengerti hiburan bagi penggunanya dengan menghadirkan game sebagai media pengusir bosan. Seperti hadirnya game  Experiment 13, untuk menguji kemampuan IQ seseorang.

User Interface Sony Ericsson M1I Aspen

Panel Office, dan Ebanking. Semua fitur ponsel pintar hadir disini

Sisi Plus Sony Ericsson Aspen:

Kelebihan dan kekurangan Sony Ericsson Aspen dapat dilihat di sisi multimedia.
Tersedia skin windows media player 10 untuk keperluan Audio Video, di-samping bisa menggunakan panel slide view yang terintegrasi semua file audio dan video untuk memutar file dengan format MP3, eAAC+, WAV, dan WMA player ,MP4 , H.264, H.263, WMV, serta DivX dan XviD.

BACA JUGA:

user Video dan Audio Streaming Sony Aspen

Fitur multimedia aspen

Untuk pemutar video online, tersedia juga Youtube versi Lite yang bisa langsung diakses melalui ponsel ini. Tidak terlalu memuaskan sekali, karena aplikasi Youtube-player sudah dibatasi.

Untuk keperluan navigasi satelit, Si Aspen sudah membundling aplikasi Googlemail dan layanan Lokasi.

BACA JUGA :

Saya selalu memandu diri dengan Google-Map ini. Setelah dicoba……Hmm Akurat juga lho aplikasi dari Google ini.

User Konektivitas dan sosial media Sony Aspen

Modul Thetering dan koneksitas internet

Untuk koneksitas dan Sosial media, SE Aspen sudah terdukung jaringan Jaringan Quad Band GSM/GPRS/EDGE 850/900/1800/1900 Mhz dan UMTS/HSPA 900/2100 Mhz.

Untuk konektivitas Thetering, kalian dapat menggunakan Bluetooth versi 2.0 Dengan dukungan A2DP dan Wi-Fi.

SMART PANEL INTELLEGENCY SECRET #ASPEN

Adanya skin SPB Mobile-shell yang mengintegrasikannya dengan widget Facebook dan Twitter sehingga memudahkan langsung terhubung ke akun sosial media tersebut.

Sony Aspen User Device Information

Device ID Aspen

Yang perlu menjadi perhatian disini adalah ekspetasi spek yang mungkin dapat dibilang tidak terlalu mumpuni untuk kelas milenial. Karena yang kita tahu, Aspen masih menggunakan prosesor Lama single core. Disamping Sistem operasi yang terlalu uzur, yakni windows phone. Dimana Persaingan yang ketat seperti sekarang, pengguna lebih cenderung suka dengan android.

Pun demikian, Sesuai dengan spesifikasi hardware yang bisa dikatakan minim, user casual yang tidak memiliki banyak  kepentingan sosialita terhadap ponsel ini, nampaknya Sony aspen layak jadi pilhan. Apalagi kalau hanya sekedar Telpon dan SMS.  Tentunya dengan resintasi dan konsekuensi yang tidak sedikit, pengguna bisa lebih bijak untuk tidak terlalu banyak menginstall aplikasi yang dianggap perlu, selain hanya akan membuat kinerja ponsel jadi lemot.

Nampaknya, tidak salah bila minus ini yang menjadi satu-satunya kelebihan dan kekurangan Sony Ericsson aspen yang perlu diperhatikan jika berniat membeli hape ini.

Sisi Minus Sony Ericsson Aspen:

    1. Keyboard yang mudah untuk digunakan bagi kaum hawa
    2. Panel XPERIA yang menarik
    3. Pemutar DivX dan XviD
    4. Bahan casing ramah lingkungan, dan awet
    5. Aplikasi Office yang lengkap
    6. Slot USB yang dapat dipergunakan Sebagai charge portable. Jika memungkinkan bisa dipergunakan bersama Powerbank
  1. Layar sentuh kurang sensitif
  2. ProsesorSingle core, berfrekuensi kecil. Sehingga jika pengguna memaksa membuka beberapa Aplikasi tanpa menutup task manager, lemot adalah jawabannya
  3. Tidak terdapat lampu flash pada kamera
  4. Tidak terdapat tombol shutter kamera
  5. Browser bawaaan IE lemot
  6. Resolusi perekam video yang masih berosolusi VGA
  7. Speck hardware minim
  8. Kamera belum Autofokus

Sekian dulu Review Sony Ericsson M1I Aspen saya yang kedua. Semoga bermanfaat.

Artikel Terkait :

Tinggalkan Balasan