Cerita ABG: Surga Dunia Dari Tuhan

Cerita ABG: Surga Dunia dari Tuhan ~ Wajah garang, namun hati rupawan… rambut gondrong, tapi beriman.

Orientasi miring sering kita percaya menjadi keyakinan baku ketika bertemu dengan orang asing yang yang memiliki wajah sangar dan “tak seberapa tampan”.  Tedensi, dan arogan selalu menjadi penilaian subjektif apabila kita ingin menjalin pertemanan dengan siapapun.

Entah peringatan alami tersebut dianggap manusiawi atau tidak, kita akan selalu berupaya mencari alasan untuk tidak sekali-kali mendekatinya. Namun, dari sekian banyak stigma yang timbul, apakah betul jika hal diatas selalu dijadikan satu-satunya parameter untuk “tebang pilih” dalam memilih sahabat ?

Cerita ABG: Surga Dunia dari Tuhan

Mocahmmad Sholeh Akbar, prolog cerita Abg yang khusus mendapat perhatian secara khusus bagi Blogermie, sebagai sumber ide dalam mengisi tulisan ini.

Saya berkata, tidak sependapat!!!.

Wajah beringas, Gondrong, dan penampilan lebus, hanyalah cangkang semu yang bersifat pemicu sesaat. Terdapat makna lain yang bisa dengan terampil membahas, dan diterjemahkan secara rahasia dengan konsekuensi yang bersifat terbatas.

Berbahagialah, karena sebenar-benarnya Cerita Hot yang tergolong santun adalah cerita yang berawal dari anak muda. Anak muda yang bertingkah polah sederhana, namun banyak upaya untuk tetap semangat dalam berkarya.

Dengan tampil “apalah daya” dan sederhana, Om Akbar sangat teduh mendalami profesinya sebagai seorang pecinta alam.

Dengan menjadi seorang pecinta alam, itu merupakan pendekatan diri secara terbuka sebagai insan dalam mensyukuri beragam CiptaanNya yang lebih dulu dibuat.
Dengan menjadi Pecinta Alam, Om akbar bisa menggoreskan banyak kisah yang ia tuang dari pengalamannya ketika membaur dengan alam, tanpa berkelit dari keadaan itu. Mencari celah surga dunia yang konon katanya betul-betul ada. Masih asri, dan belum terkontaminasi peradaban manusia.

Pecinta alam itu bukan sekedar citra ekslusif untuk mengundang cerita erotis yang penuh sensasi. Dengan banyaknya pujian yang tersebar, tidak semua orang akan mau hidup sederhana di tengah belantara. Berkesempatan membuka tabir kebenaran perubahan iklim, cara mengekplorasi ekosistem, atau bahkan meluangkan seluruh hidupnya demi memaknai dan menjaga kelestarian alam. Ditemani Aktivis Lingkungan hidup, mereka sama-sama berjuang tanpa perlu berkelit dari keadaan itu

Menjadi seorang aktivis lingkungan hidup adalah sebuah pilihan dari sekian banyak Cerita yang diisajikan. Akan jarang ditemukan orang yang sudi menundukan kepalanya untuk memungut sampah kecil ketika mereka melangkah.
Tidak semua orang tergerak kemauannya untuk (tidak) menikmati hidangan cepat saji yang katanya enak itu.

Dipandang hina. Rambut lepek, peluh bercucuran hanya demi sebuah riset kecil, adalah sebagian dari konsekuensinya. Tapi apakah kita mengetahui, dengan riset yang menurut kita kecil itu, pengaruhnya akan besar seiring terdegredasi-nya zaman ini dikemudian hari ?.

Dengan menjadi aktivis, orang seperti ini tak peduli terpapar sengatan matahari, belajar mengkonsumsi apapun yang tersedia dari alam. Menahan diri untuk melatih kesabaran…menghemat sedikit pangan demi upaya kecil bertahan hidup.

….

Tapi, andaikata Tuhan memanggil aktivis-aktivis ini lebih dulu dengan semangat yang berapi-api menjaga kelestarian alam, itu merupakan jalan terang untuk pulang.
Cerita Surga Dunia beserta keberadaan mereka, tidak akan kandas hanya karena sia-sia. Sebuah titian kehidupan yang membawa pengabdian mereka nyata… khusnul kotimah… dan harusnya amat sangat layak diberikan apresiasi secara terang-terangan.

Kelak, pada 2 Oktober 2013, saya menerima kabar duka.
 
Innalillahi wainnailaihi roji’un.. Berita duka HAIDAR WISYAM… XII IPS II, Ketua umum PASSIGA – SMA Negeri 3 Jember, telah meninggal hari ini tanggal 2 oktober 2013, pukul 12.35 WIB. Mohon doanya. Semisal ada salah tolong di maafkan… Semoga mendapat tempat terbaik di sisi-Nya, Amin Ya Robbal Alamin ²

Miris…Tapi saya yakin, dia akan memperoleh Surga yang amat layak dari tuhan

 

Saya pribadi, belum cukup umur jika dibandingkan Cerita Surga para aktivis lingkungan hidup yang Om Loozakbar buat beserta kisah lain yang dihadirkan rekan seprofesinya.  Cerita Abg yang saya alami hanya baru tahap paling dasar, yakni membiasakan diri mengantungi plastik permen di saku celana sebagai alternarif tempat sampah sementara. Saya hanya bisa membatasi diri untuk tidak merokok ditempat umum, ataupun menyantap makanan dengan pembungkus sterofoam di gerai ayam goreng.

Ah sudahlah. Terlalu pemikir dalam bercerita, hanya malah membuat diriku ini semakin kalut saja. Aku Bisa Galau nantinya. (ABG) ABG 🙁

Selamat hari Selasa.


    Gambar dan Quote Sumber:

  1. http://lozzakbar.blogspot.com/
  2. https://www.acacicu.com/2013/10/saat-kau-kehilangan-sahabat.html

Leave a Comment