Cerita ABG: Surga Dunia dari Tuhan

Cerita ABG: Surga Dunia dari Tuhan ~ Wajah garang, namun rupawan… rambut gondrong, tapi beriman. sering kita temui merebak akhir-akhir ini. Bukan hanya realita didunia nyata saja, didunia maya, cerita-cerita ABG yang memiliki paras tak seberapa tampan ini diklaim sebagai legenda masyarakat urban yang paling ditakuti, disamping telah dicap memiliki citra buruk secara orientasi.

Mental tedensi, dan arogan selalu mengawali keberadaan cerita Abg dimanapun mereka berada. Namun apakah betul, jika hal tersebut selalu dijadikan satu-satunya parameter?

Sumber gambar dari sini [1]

Mocahmmad Sholeh Akbar, prolog cerita Abg yang khusus mendapat perhatian sebagai pengisi tulisan ini, berkata tidak sependapat. Bagaimana tidak?

Dengan tampil apa adanya, om Akbar sangat bangga mendalami profesinya sebagai seorang pecinta alam. Menjadi seorang pecinta alam inilah, Pintu pendekatan diri dengan tuhan terbuka lebar, mencari celah surga dunia yang masih asri, belum terkontaminasi peradaban manusia.

Pecinta alam itu bukan sekedar citra eklusif untuk mengundang cerita ABG yang penuh sensasi. Dengan banyaknya pujian yang tersebar, tidak semua orang mau dan berkesempatan membuka tabir kebenaran perubahan iklim, cara mengekplorasi ekosistem. atau bahkan meluangkan seluruh hidupnya untuk memaknai dan menjaga keindahan alam.

Menjadi seorang aktivis lingkungan hidup adalah sebuah pilihan dari sekian banyak Cerita ABG yang gurih. Akan jarang ditemukan orang yang sudi menundukan kepalanya untuk memungut sampah kecil , ketika mereka melangkah.
Tidak semua orang tergerak kemauannya untuk (tidak) menikmati hidangan cepat saji yang katanya enak itu.

Wajah beringas, Gondrong, dan penampilan lebus, hanyalah cangkang semu yang tampak dari luar. Ketahuilah bahwa dengan menjadi aktivis, orang seperti ini tak peduli terpapar sengatan matahari, belajar mengkonsumsi apapun yang tersedia dari alam. Menahan diri untuk melatih kesabaran…menghemat sedikit pangan…dan berbahagianya, karena sebenar-benarnya Cerita ABG yang tergolong santun adalah cerita yang berawal dari pola hidup anak muda sederhana, namun banyak upaya untuk tetap berkarya.

Rambut lepek, peluh bercucuran hanya demi sebuah riset kecil, adalah sebagian dari konsekuensinya. Tapi apakah kita mengetahui, dengan riset yang menurut kita kecil itu, pengaruhnya akan besar seiring terdegredasi-nya zaman ini dikemudian hari.

Tapi, andaikata Tuhan memanggil aktivis-aktivis ini lebih dulu dengan semangat yang berapi-api menjaga kelestarian alam, itu merupakan jalan terang.
Cerita ABG beserta keberadaan mereka, tidak akan kandas hanya karena sia-sia. Sebuah titian kehidupan yang membawa pengabdian mereka nyata… khusnul kotimah… dan harusnya amat sangat layak diberikan apresiasi secara terang-terangan

Kelak, pada 2 Oktober 2013, saya menerima kabar duka.

Innalillahi wainnailaihi roji’un.. Berita duka HAIDAR WISYAM… XII IPS II, Ketua umum PASSIGA – SMA Negeri 3 Jember, telah meninggal hari ini tanggal 2 oktober 2013, pukul 12.35 WIB. Mohon doanya. Semisal ada salah tolong di maafkan… Semoga mendapat tempat terbaik di sisi-Nya, Amin Ya Robbal Alamin [2]

miriss…Tapi saya yakin, dia akan memperoleh Surga yang amat layak dari tuhan

Saya pribadi, belum cukup umur jika dibandingkan Cerita ABG para aktivis lingkungan hidup.  Cerita Abg yang saya alami hanya baru tahap paling dasar yakni membiasakan diri mengantungi plastik permen di saku celana sebagai alternarif tempat sampah sementara. Saya hanya bisa membatasi diri untuk tidak merokok ditempat umum…ataupun menyantap makanan dengan pembungkus sterofoam di gerai ayam goreng.

Ah sudahlah, terlalu pemikir dalam bercerita, hanya mampu membuat ABG (Aku Bisa Galau) juga…
Selamat hari Selasa



    Gambar dan Quote Sumber:

  1. http://lozzakbar.blogspot.com/
  2. http://www.acacicu.com/2013/10/saat-kau-kehilangan-sahabat.html

Tinggalkan Balasan