Kekuatan Itu Bernama ‘Fokus’

Sumber gambar whatssap dan Bejo-gmail


Gambaran diatas, sekilas boleh dikatakan lucu secara orientasi, namun secara sosial, gambar tersebut memiliki banyak pesan moral yang amat berguna jika diterapkan dalam perilaku menulis maupun ngeblog.

Kemarin malam, saya sempat mendapatkan private message dari seseorang yang tak saya kenal. Tujuannya juga terbilang sopan yakni menanyakan bagaimanakah seharusnya menulis yang konsisten dan bisa menjadi pemenang disegala lomba itu?

Terlepas yang ditanyakan orang itu hoax dengan tujuan pura-pura tidak tahu, atau sekedar menguji kesabaran saja, saya sampaikan bahwa kembali ke tujuan mula kenapa anda menulis.

Semua niat kita sejak awal, ditentukan dengan langkah konsisten selanjutnya…tidak terpengaruh budaya politik dan selera pasar, namun yang terpenting adalah jangan sampai menjadikan landasan utama menulis adalah motto mencari keuntungan…karena mengapa?
Karena menulis dengan memperhatikan yang demikian menunjukkan kita takut rugi dan takut kalah…sudah jelas nantinya orang yang dengan takut kalah, hatinya selalu di isi dengan rasa dongkol, sulit menerima ” nerima ing pandum” kenyataan yang membawa sebuah keadaan yang membuat diri orang tersebut tidak akan pernah bisa fokus.

Hal terpenting yang menjadikan kekuatan niat sanggup mengalahkan keragu-raguan adalah fokus. Tiap kali kekuatan fokus itu hadir, jangan berusaha mencegahnya. Kalau ada hal lain, aktivitas lain, atau situasi yang memungkinkan mengganggu kemampuan kita untuk fokus, berusahalah untuk tidak terpengaruh. Berusaha yakin untuk menutup diri walaupun untuk jangka waktu sesaat

Manusia dewasa, tumbuh besar dari pengalaman…semakin jera hidupnya dengan kekalahan, membuat kekuatan dan kemampuan analisanya semakin spesifik…demikianlah yang membuat fokus itu tercipta dan semakin tajam terasah.

Manusia itu tidak bisa disetir…hari ini harus seperti ini, besok harus konsekuen seperti ini…besoknya lagi seperti ini…tidak bisa, fakta dan realitanya jelas!. Ini hanyalah masalah prinsip dan kita berusaha untuk tidak mengingkari.

Namun saran saya buat panjenengan… cukup ini saja yang bisa saya haturkan untuk siapapun dikala malam sambil bersimpuh
Ya allah berikanlah aq manfaat ilmu. Untuk diriq dan berguna bagi orang lain. Demi ridhomu,terlepas apapun hasilnya nanti, ridhoilah pula rizki yang akan aq peroleh nantinya demi membahagiakan kedua orang tuaku dan orang2 di sekelilingku…ya Allah

Subhaanarobbikalizzatiamma yasiffun, wassalamunalalmursalin walhamduliilahirobbil aalamiin “

Leave a Comment