Putus cinta ( Sakit hati yang tak dihargai )

Putus cinta ( Sakit Hati yang Tak dihargai ) | Menanti kedatangan seorang teman, Saya hanya bisa menjamu kehadirannya dengan tersenyum. Tatkala raut mukanya bermuram durja dengan matanya sedikit sayu, sinar-matanya menjadi meredup dan menyisakan sedikit pernyataan mengharukan bagi saya:

Kamu dan apa yang diketahui tentang wanita itu, benar adanya, Her..”.

 

Dijadikan sandaran sebagai satu dari sekian banyak orang yang belajar mengetahui psikologi terapan, saya tak habis pikir. Kenapa saya selalu diberikan teka-teki ini untuk menjabarkan jawabannya kepada sahabat-sahabat terdekat di lingkungan saya berada. Di satu sisi, tidak juga mengelak suratan takdir.

 

Putus cinta membuat insan lebih dewasa

Mendengar sepatah-demi sepatah apa yang di keluh kesahkan teman, saya merasakan pergolakan batin yang hebat, yang pernah saya alami, dan alhamdulillah bisa saya lalui, untuk 2 tahun sebelumnya. Peristiwa yang menimpa sahabat, tak jauh beda dengan kejadian yang pernah menimpa. Nurani kembali bangkit untuk mengulas kembali manfaat putus cinta, dari apa yang dimaksud  : perpisahan.

 

Perpisahan tidak selalu meninggalkan kesan yang buruk (Bagi saya). Demikian yang dimaksud adalah untuk membuat kita belajar dewasa. Terkadang, Tuhan hanya mempertemukan, bukan mempersatukan.

Sesuatu yang kita butuhkan dari putus cinta, tak harus dalam bentuk jawaban literal seperti halnya quote-quote motivasi yang di tulis cendekiawan barat dalam buku-bukunya dengan harga selangit. Terkadang kita hanya butuh suatu tekat. Yaitu bertindak.

 

Sesaat melepas kepergian sahabat saya, mata ini seolah berhenti berkedip dan memulai kembali paradoksal-nya, ada air mata sekaligus untaian pesan yang tersaji untuknya…

 

Jangan pernah merasa rendah diri, teman.

Aku sudah memberi jawabannya, dan Kamu telah membuktikan sendiri jika hidup ini bukan hanya masalah menepati janji, tapi juga harus mensyukuri. Sekuat apapun kepercayaan yang telah engkau berikan kepada pasanganmu, Hanyalah sebagian kecil skenario yang pada akhirnya membawa peran kita berlanjut di panggung sandiwara buatan Tuhan .

 

putus cinta bukan sesuatu yang menakutkan.

Kuatkan hatimu untuk menerima keadaan yang demikian…tentunya, kau pasti akan tahu itu. Seberapapun besar cintamu pada sesama, kekuatan itu pada masing-masingnya, sudah ditentukan.

Apabila diriku sering tersenyum dan tertawa setiap kali mendengar ceritamu, bukan bermaksud mencibirmu. Maaf, itu adalah jawaban paten untuk setiap keluh yang kau kesahkan dulu. Bukan perkataanku yang benar, melainkan suratan yang sudah menunjukkan jawabannya untukmu.

 

surat-cinta-putus

Artikel Terkait :

Tinggalkan Balasan