Kau Tak Ada di Sini

Kau Tak Ada di Sini | Sepanjang perjalanan hendak mangkat kerja, lagu ini saya dengarkan lewat earphone yang menggetarkan kedua gendang telinga. Termasuk saat beristirahat menyendiri di Taman Pelangi sore kemarin. Ada harap membuncah lagu ini bisa saya saksikan secara langsung untuk pertama kalinya setelah 10 tahun lamanya pernah jatuh bangun karena cinta. Tapi apa daya, keberuntungan belum ter miliki. Seperti yang sudah-sudah, lagu ini akhirnya hanya saya nyanyikan sendiri dalam hati.

Lagu yang melankolis, dimainkan dengan chord gitar yang sederhana…alur petikan juga rendah, dan bagi saya…nada yang dihasilkan membuat seperti jatuh cinta lagi.

Sudah 2 tahun lamanya saya LDR-an dengan pencipta lagu ini. Setelah tahun 2011 sempat 2 kali gagal menonton konser mereka, setelah itu belum sekali vagi saya, menatap panggung mereka lagi. Oleh karena itu pertemuan 24 Juni 2014 jelas sangat membekas bagi saya. Meski Doni-Ada Band benar-benar kalut tanpa Tak Mampu Mendua.

Tiba di rumah, tepat menjelang dini hari… lalu beristirahat sejenak di duduk kursi. Setengah satu malam saya sudah tepat berada di depan kamar tidur sang buah hati. Lantas Memandangi perempuan mungil tersebut tengah tertidur pulas di pelukan ibunya.

 

Kau Tak Ada di Sini Lagu Melankolis Ada  Band

Ada Puas, ada senang melihat mereka berdua selalu diberi keadaan secara wajar, tak kurang satu apapun.
Setelah menatap wajah letih-nya, diam-diam saya tersenyum sambil mengimprovisasi lirik lagu ada band ini di kehidupan saya sekarang

 

 

kau tak di sini

Aku memang benar-benar sendirian seperti-mu, dengan cinta yang tetap tak kembali. Senang apabila¬† mendengarkan lagu-lagu favorit-mu, walau “Kau Tak Ada di Sini”.

Kaki yang sudah sangat pegal, mata yang sudah sangat berat dan kepala yang agak pening ternyata gagal membuat saya tertidur. Beberapa jam di akhir perjalanan pulang tadi, mata saya masih terjaga hingga bisa melihat pemandangan di luar kaca helm.
……

Hari sudah berganti, tapi hati rasanya belum ingin beranjak pergi, semua masih sama, Kau Tak Ada di Sini. Semoga suatu saat, saya bisa mendengarkan lagu ini dibawakan kembali. Tak tahu kapan.

Artikel Terkait :

Tinggalkan Balasan