Apa Hendak Dikata, Sabar Tak Bercela

sabar menghadapi
Sabar dikaitkan dengan waktu

Mengutip banyak kata bijak yang bertebaran, lalu menyadurnya untuk disampaikan ke banyak orang, agar dinilai oran lain bahwa kita memiliki pribadi yang sabar, itu syah-syah saja. Masalahnya adalah: Mungkin kita terlalu cepat meneruskannya ke sahabat, sebelum kita mampu menahan kata bijak itu untuk menyerap intisarinya bagi diri sendiri…untuk beberapa saat.

Saya mengamini. Bukan saya saja yang menyukai  sebuah kutipan ini: “Orang sabar disayang Tuhan.”

Iya, Pasti disayang lah. Karena dari awal, Tuhan sudah menjadikan suratan telah terjadi. Kodratnya demikian. Bukan berarti kesabaran itu hasil dari sebuah evolusi penahanan diri karena terlalu seringnya disakiti, sehingga manusia MERASA Mampu. Sekali lagi bukan.

Memang , orang yang terbiasa disakiti,begitu bangun dari ketidak berdayaan…ia bisa tumbuh menjadi pribadi yang kuat, bisa cepat pulih dari amarah. Tapi itu belum menjadi ilmu pasti yang menyatakan mutlaknya seorang penyabar adalah melalui proses. Sabar adalah urusan lain karena terdapat Campur tangan Tuhan disitu. Sabar itu sandi yang tidak akan terpecahkan meski menggunakan cabang ilmu forensik.

Sabar, Kata Ringan diucapkan, Berat Untuk Dilakukan

Saya cuma bergidik mendengar pengakuan seseorang yang mengatakan dirinya telah sabar dan ikhlas, lantaran ia sendirilah yang mengawali prosesnya. Saya hanya tersenyum mendengar kebanggaan yang tersirat, meski sikapnya demikian tegas. Sedikit bergeming, lalu mengambil sebuah hikmah dari itu:

Bagaimana pula engkau bisa seyakin itu, apa sabar yang terucap dari lesanmu sudah cukup Kuat membuktikan kalau dirimu masuk dalam kategori Hamba-Nya yang saleh. Jika sabar memang murni hasil jerih payahmu, Sementara baru 1 masalah yang kau selesaikan..dimana kau memposisikan hatimu di mata Tuhanmu di suatu ketika, diuji masalah yang lain?. Dimana dirimu memposisikan hatimu di mata Tuhanmu saat kau mengakui Sabarmu adalah yang terpuji, dengan membanding-bandingkan orang. Menunjukkan sebuah prestasimu?

Siapa saja boleh yakin. Itu masalah keyakinan, dan keyakinan sendiri bisa berubah haluan setiap detik, sepanjang waktu. Satu yang takkan berubah adalah Suratan.
Sabar…. merupakan bagian dari suratan itu sendiri. Masalahnya muncul, saat kita tertimpa masalah dan memaksa Sabar itu untuk hadir.

Tuhan sudah menciptakan sabar itu lebih tua dari usia manusia. Melalui Petunjuk Alam melalui esensi Alam, melalui tumbuh kembangnya bunga menjadi buah, keruh dan buih menjadi buih, awan berubah menjadi air hujan ketika jatuh menghantam tanah, Dsb.

Sabar tak pernah datang terlambat kecuali kita yang terburu-buru mengumpat. Ia hanya (mungkin) sedang bersembunyi sesaat atau lebih cepatnya menunggu waktu yang tepat untuk keluar dari tempatnya yang tertindas. Sabar hanya dimiliki Oleh mereka yang berhati terbuka. Sabar tak memiliki parameter, sepele atau besarnya masalah bukan sebuah acuan. Ikhlas untuk hal yang lebih besar, bukan menjadi tolak ukur agar dapatnya memecahkan masalah yang sepele, Pun begitu sebaliknya. Semua saling bertaut.

WAMAN AROFA NAFSAHU FAQOD AROFA ROBBAHU, WAMAN AROFA ROBBAHU FAQOD JAHILAN NAFSAHU

Saya berjumpa dengan banyak peristiwa. Perjumpaan tak terduga yang mempertemukan dengan banyak orang. Sebagiannya dari golongan beradab, biasa, dan pula sebagiannya terdapat dari kalangan biadab yang tak pernah memandang saya sedikitpun. Tapi itu semua tiada masalah.

Baca Juga:
Orang Tua dan Kisahnya yang Tercoreng
Biabdihi Warosulli, Hakekat Ajaran Hidup tertinggi melalui Kisah Nabi
Manusia-manusia dibalik Fakta
“Suatu Saat” Tuah Kata dari Eyang Semar Yang Hilang
Diam, Kelemahan sebagai pangkal ilmu yang menguntungkan

Pertemuan tak terduga dan beberapa perpisahan yang mungkin sudah disengaja. Memaknai perjuangannya, mendengarkan kisahnya, Sehingga Alasan untuk tak menyesali yang sudah-sudah adalah dengan jalan tidak meremehkan dan tidak mencerca ketika ada orang lain berbagi kisah, namun diam-diam mengilhami hakikat sabar itu.


Saya bukan tipe Penyabar, Namun saya sanggup berharap kepada Sang Maha Kuasa, agar dicukupkan waktu untuk Hening ketika dalam keadaan bersuka cita, namun kuat disaat tertimpa masalah.

Salam Rukun

︾ BAGIKAN JIKA INI BERMANFAAT ︾

ARTIKEL YANG SERUPA :

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Content is protected !!