Warkop Samsuri dan Mainstream Terkini dibalik Aroma Kopi

Warkop Samsuri dan Mainstream Terkini dibalik Aroma Kopi | Saat kopi tidak lagi membahas persoalan rasa, namun sudah menyangkut suasana, dan… yang paling utama adalah ikon unik si pengelola sebagai metode menarik minat pembeli. salah satu contoh yang tidak pantas ditiru adalah warkop samsuri berikut ini.

Dalam mendirikan kedai kopi, konsep yang unik perlu diperhatikan. Termasuk yang menjadi pertimbangan adalah gaya nyentrik dan cenderung ceplas-ceplos, melekat pada diri si penunggu warung itu sendiri.

 

Pendiri warung kopi yang bisa dibilang paling trendi untuk saat ini bukanlah ia yang kaya raya dan memiliki pengetahuan khusus beraneka rupa cita rasa kopi nusantara. Tidak sepenuhnya benar sih, tapi mutlak untuk digaris bawahi.

 

Filosofi Warkop samsuri dan pendirinya

Berdiri tepat di atas bantaran kali, berada tepat di persimpangan jalan yang menghubungkan 2 RT sekaligus, rupanya Warkop Samsuri cukup layak diperhitungkan.

 

Di tengah gempuran tren kopi ala kafe yang bergaya modern dengan nuansa premium, Jika tuhan mengizinkan, ada waktu bagi anda yang segan untuk mampir atau sekadar jalan-jalan di desa ini, Anda pasti dipertemukan dengan pendiri kopi yang mengklaim kejiwaannya agak terganggu, jenaka dan konyol, namun patut untuk disimak.

 

Kalau tidak percaya, silahkan mencari di Google Map menggunakan kata kunci: WKCS ( Warung Kopi Cak Samsuri ) . Inshaallah anda akan menemukan pemetaan secara akurat, dan dipertemukan dengan segelintir orang yang masih berupaya mengembangkan bisnis kafe ala kampung alias usaha kedai kopi sederhana.

Sebagaimana tagline yang saya tulis di atas sebagai metode parodi di hadapan banyak orang penikmat kopi, sungguh saya jadi agak takut dikelilingi orang gila.

Beruntungnya meski Cak Samsuri ini agak aneh dan wagu,  siapa sangka dari usaha kedai kopi macam ini, nyatanya beliau (masih hidup) berhasil mereguk hasil yang memuaskan. Gaya nyentrik dan cenderung ceplas-ceplos sepertinya sudah menjadi buah bibir yang menghias diri Samsuri, lelaki paruh baya berusia 40-an.

Bagi siapa saja yang baru mengenal pasti tidak menyangka kalau mimik dan postur tubuh menunjukkan Cak su (panggilan Akrab) telah menapak usia itu, karena mungkin, rahasia terbesar ramuan awet muda adalah dengan banyak menyedekahkan diri menjadi pribadi yang gemar tertawa.

 

Warkop WKCS dan identitas yang humoris

Di samping humoris, yang patut diteladani sebagai trendsetter kekinian beliau adalah  gaya komunikasi apa adanya tanpa memandang usia. Itu sebabnya, hampir sehari penuh warung kopi Samsuri ramai pembeli. Mulai dari strata anak muda, sampai lini kaum lansia.

Sampai uzur warung kopi tersebut buka sampai dini hari, pembelinya bisa merambah sampai anak muda desa seberang, adakalanya kesempatan yang menjamin studi kelayakan warung kopi kebanyakan adalah Semua pembelinya diperkenankan untuk ber-hutang.

Sungguh Awesome bukan?

 

Cara ber komunikasi Samsuri itu memang jarang terdapat di warung kopi, sepanjang usia saya selaku penulis yang sekaligus penikmat kopi di mana-pun warung kopi yang pernah saya kunjungi. Gaya unik tersebut sejatinya dilakukan untuk menjalin kedekatan Cak Samsuri dengan para pembelinya. Cak Su, juga jarang menolak permintaan para pemburu berita seperti saya untuk sesi wawancara.

 

Di beberapa kesempatan lain misalnya disaat sedang tidak berdinas menjaga warung, Cak Su juga sering terlihat kacau menuruti “Request” Pemburu gambar perang BBM agar berpose liar aka “Anti Mainstream”.

Contohnya, saat berpose Gila ala Geng Motor, Sedang Berpura-pura kerja bakti, Selfie Arogan. Bahkan kalau sedang mulai mengalami sychopathic/Antisosial Personality Disorders..

“tauah gelap”, imbuhnya.

Sempat di vonis dokter mengalami sakit paru paru dan akhirnya bersemangat untuk sembuh

 

Seperti yang nampak pada gambar-gambar berikut ini:

 

Cara komunikasi yang agak Mainstream. Dibalik Aroma Kopi, sepanjang usia selaku penulis, Pemilik Warkop Samsuri Sidoarjo ini dulunya pernah mengalami stres

 

Buka Perdana Warkop untuk pertama kalinya

 

di luar kesibukan sebagai penjaga warkop. Cak su selalu menjadi senior kalau sudah berurusan dengan Buruh Panggul. Jago menyiksa sahabat.

 

Sampean ini ini sebenarnya minta aku ber-pose seperti apa sih ?

Tanya Cak Su, dengan ketus.

Artikel Terkait :

1 Comment

Tinggalkan Balasan