Revisi Identitas Diri Menggunakan Google Account Recovery

Sebenarnya tulisan ini adalah repost ulang, karena artikel Revisi Identitas Diri Menggunakan Google Account Recovery sudah lebih dulu terbit dan tersimpan di hosting google, dari blog ini yang semula masih menggunakan platform blogger dengan konten-konten yang masih relevan di waktu itu.  Namun semenjak Blogermie berpindah ke wordpress self-hosting 1 bulan yang lalu, tiba-tiba saja banyak postingan penting yang hilang tanpa sebab.

Rasa kecewa, terus terang masih ada. Karena terdapat setidaknya 920 artikel yang apabila dipantau melalui data Google Analystic, cuplikan konten lama yang sama sekali belum saya optimalisasi, ternyata masih berlaku untuk tahun ini. Sialnya lagi, disamping minimnya pengetahuan saya tentang bahasa pemrograman web php wordpress, belum terbesit rasa ingin tahu demi melakukan back-up data. Untungnya sebagian postingan lama saya tersebut masih bisa diakses melalui halaman dasbor blogger. Mau tidak mau dengan konsekuensi juga, Catatan-catatan itu dengan terpaksa saya reload kembali secara manual.

Satu diantara catatan penting tersebut berisi keluh kesah yang sebagiannya telah saya rangkum dari Pengalaman pahit ditolaknya adsense oleh pihak periklanan melalui media Internet yang diselenggarakan oleh Google 3 tahun lalu, lama karena merasa tertekan dari keadaan itu, saya merasa terdapat sisi lain yang masih bisa dikembangkan menjadi sebuah solusi.

Yang membuat saya tak lagi melulu di hantui perasaan bersalah dan berkerut dahi karena upaya mengajukan banding berkenaan Permohonan Google Adense yang seringkali ditolak, tak selamanya memiliki kenangan buruk.

Untuk yang kesekian kalinya bagi seorang Blogger, gagal di approve google adsense adalah hal yang lumrah. Tentunya kegagalan-demi kegagalan tersebut menjadikan saya lebih percaya diri dalam mengevaluasi tiap kesalahan yang ada.

 

Karena TOS Google yang berupa aturan-aturan yang terikat ini kadangkala berubah-ubah tiap waktunya. Google juga sesuka udelnya merubah ketentuan, waspadai betul jika ingin membuat akun google kloningan hanya untuk tujuan nyepam..toh bisa-bisa untuk selamanya akun google milik anda akan gagal di monetize.

Nah bagi anda, sedikit saran yang mampu saya berikan. Kalau tidak berniat sungguh-sungguh dalam memahami TOS yang diberikan Google, Alangkah baiknya berpikir dua kali jika ingin mengajukan permohonan Google adsense. Imbasnya juga akan buruk.

 

Disamping identitas anda diragukan, akses menuju Akun Google Adsense para pengguna menjadi pertimbangan penting bagi Google untuk melakukan tindakan seenaknya.  Entah dengan semaunya, Google bisa saja dengan sengaja melakukan pinalti, maupun melakukan banned google Account anda secara permanen.
Bahkan tidak menutup kemungkinan, akun Google pengguna akan sulit di integerasikan ke sosial media manapun,  maupun terhubung ke Produk-produk Google yang sejenis hanya karena melanggar aturan. Satu diantara krisis yang kompleks saat ini adalah terhambat faktor usia.

 

Manakala secara tidak sadar, saya juga pernah mengalami. Melakukan kecurangan dengan memberikan info yang salah, memanipulasi tanggal lahir yang tidak sesuai kepada Google. Yaitu tahun lahir yang saya masukkan tidak cocok dan terhitung masih dibawah 18 tahun.

Akibat kesalahan ini, akses ke google plus juga terhambat, ini sungguh sangat merepotkan. Balasan senada sudah terpampang jelas di postingan sebelum-sebelumnya. (yang kini postingan tersebut sudah terhapus)

Puji syukur Screencapture balasan email tersebut masih tersimpan dengan baik, sehingga mudah untuk saya evaluasi. Berikut isinya:

Detail selengkapnya:
Persyaratan usia minimum: Persyaratan dan Ketentuan kami mensyaratkan bahwa penayang harus berusia minimal 18 tahun untuk berpartisipasi dalam program Google AdSense.

Untuk mematuhi kebijakan AdSense, orang dewasa harus bertanggung jawab
terhadap situs. Orang tua atau wali Anda dapat mengirim permohonan baru di
https://www.google.com/adsense.
Harap perhatikan bahwa jika permohonan baru disetujui, seluruh pembayaran akan diberikan kepada orang dewasa yang bertanggung jawab atas situs tersebut.

Jika tidak ada orang dewasa yang dapat bertanggung jawab terhadap situs, Anda dapat mengajukan kembali permohonan pada saat usia Anda telah mencapai 18 tahun.

Jika ternyata Anda berusia di atas 18 tahun dan dapat memperlihatkan tanda pengenal resmi yang dilengkapi foto (mis. pindaian paspor atau SIM) sebagai bukti, kami dapat menyesuaikan tanggal lahir Anda, jika Anda menghubungi kami dan menyertakan dokumentasi yang sesuai di sini:

http://www.google.com/adsense/support/as/bin/request.py?contact_type=under_age&hl=id

Jawaban diatas sudah mendasari bahwa Google sudah cukup banyak mengerti, letak kurangan saya sebagai pengguna dan diharapkan segera melakukan upaya pembenahan data yang ada.

Tapi saya yang notabennya masih dekil kala itu, tak lantas mengerti begitu saja. Pun begitu, tidak serta merta berputus-asah.

Dengan mengikuti siklus link rujukan yang diberikan Google Support melalui email, saya mendapat ilmu tambahan yang berupa Google Account Recovery.

Google Account Recovery berisi panduan hirarki dan “support team” tentang beragamam permasalahan yang dihadapi kebanyakan para pengguna google. Bisa menyangkut perubahan data usia google yang tidak sesuai, monitize google adsense. Bahkan membuka akun google yang terkunci dengan 1 langka efektif seperti yang tertulis di link rujukan tersebut :

http://www.google.com/adsense/support/as/bin/request.py?contact_type=under_age&hl=id .

Dan hasilnya seperti ini:

Google Account Recovery

Google Account Recovery untuk revisi identitas data

Sesuai dengan urutan nomor diatas, Saya diharuskan melampirkan sebuah dokumen fisik berupa KTP/SIM.  Paspor dalam bentuk screenshoot foto yang bisa langsung di upload. Kemudian mengisi form yang ada, sesuai data pribadi saya yang sesungguhnya.
Dalam waktu 2-3 minggu, akan ada email balasan yang berisi pemulihan data akun google milik saya. Maka semua fitur yang terintegrasi dengan akun google bisa dipulihkan sesuai data yang benar. Termasuk bagi pemilik akun G+ milik saya sehingga bisa dipergunakan kembali.

Alhamdulillah tidak perlu waktu lama. Dalam waktu 3 minggu kemudian, terdapat sebuah email balasan, bahwa data sudah di verifikasi ulang, akun google adsense, dan akun G+ sudah bisa di akses kembali. (maaf screenshoot balasan email tersebut terhapus).

 

Disini, Google juga menyediakan alternatif opsi.  Bila ingin melakukan perubahan secepatnya, google juga mengadakan pengubahan data dengan melakukan confirm pembayaran terlebih dahulu, dengan membayar $0,03 USD atau sama dengan Rp 3000 (kurs mata uang rupiah saat itu Rp.10.000,- / 1 USD)  melalui kartu kredit.

Cuma dibutuhkan waktu kurang dari 15 menit, Pihak google akan melakukan upaya koreksi untuk melihat apakah kiriman sobat telah diproses.

Nah, bagi sobat yang merasa kebingungan dengan cara mengubah batasan usia, mengganti nama akun google, akun google terkunci, Merubah Umur Akun Google, mengembalikan data akun yang hilang, membackup alamat email dan blog. Saya, telah menemukan sebuah situs rujukan Google Account Recovery di http://support.google.com/accounts/bin/answer.py?hl=id&answer=1333913 sebagai pedoman.

Di situs perujuk tersebut, sobat bisa untuk memverifikasi ulang akun, tanpa bersusah payah membuat akun google baru. Tanpa perlu kehilangan data dan hak kepemilikan akun sebelumnya.

Diketahui, Saat ini Google telah menawarkan tiga cara untuk memverifikasi dan memback up ulang data pengguna, antara lain:

  1. Mengirimkan formulir bertanda tangan melalui surat atau faks dengan salinan KTP yang masih berlaku yang menunjukkan tanggal lahir Anda, atau
  2. Mengunggah salinan elektronik KTP yang masih berlaku yang menunjukkan tanggal lahir Anda, atau
  3. Melakukan transaksi kecil ($0,30 USD) dengan kartu kredit yang valid.
Catatan: Sobat mungkin akan dibebani tagihan tambahan sebesar $1,00 USD atas transaksi sebesar $0,30 USD. Ini hanya tagihan pra-otorisasi yang akan dihapus dari rekening dalam beberapa hari. Jika transaksi tidak berjalan, periksa untuk melihat apakah sobat menggunakan kartu kredit yang tidak valid atau memberikan informasi yang tidak benar.

Nah semoga dari sekian banyak pertanyaan mengenai kelanjutan ulasan *Bagaimana cara mengubah umur akun google?* Bisa terjawab melalui postingan ini 🙂

Artikel Terkait :

1 Comment

Tinggalkan Balasan