English First : Bahasa Inggris Aktif Bagi Karyawan Primitif

SDM selalu menjadi perbincangan unik yang selalu menarik perhatian. Mulai dari zaman jahiliyah hingga terbit abad kekinian. Teori monohok yang digagas Charles darwin tentang evolusi , kini masih dianggap pertentangan oleh sebagian kalangan ilmuwan syar’i .

Bagaimana mungkin seni berfikir seekor kera zaman batu, sanggup disamakan dengan tingkat kecerdasan alamiah manusia pada zamannya. Sementara tata bahasa yang digunakan kera tersebut masih primitif.

Meskipun seringkali dibantah sebagai pernyataan yang nyaris sempurna , seolah teori nakal dengan maksud menerka-nerka tersebut hanya sebatas rekayasa. Ada nilai tambahan yang bisa Blogermie petik di situ.
Jika menangkap pesan itu hanya berada di satu sisi sebagai sebuah simbol pertentangan ilmiah, niscaya tidak akan ketemu jawabannya.

Justru dengan adanya pemikiran yang seperti Charles Darwin buat, bukti kemodernan dapat dijadikan landasan kita selaku manusia untuk jangan sekali-kali terpaku dengan infrastrukutur gedung, teknologi, dan fasilitas yang ada. Melainkan harus disertai pula lewat cara berkomunikasi yang baik.

Pentingnya Pengetahuan Bahasa inggris

Berkomunikasi yang baik, erat kaitannya dengan bahasa dan tata cara menyampaikan gaya komunikasi itu sendiri. Bagaimana sebuah informasi yang disampaikan, dapat dipahami oleh lawan bicara.

Begitupun juga bahasa di zaman milenial ini. Bahasa tak hanya dianggap sebagai identitas perubahan zaman. Bahasa telah menjadi cara paling ampuh untuk mengenal rona iklim dalam karakteristik suatu negara.

Di Indonesia ini, tak cukup 1 bahasa daerah saja yang wajib diketahui dan dipelajari. Selain bahasa Indonesia sebagai satu-satunya bahasa regional dan identitas bangsa, harus terdapat kemauan untuk mempelajari bahasa lain. Misalnya bahasa inggris, sebagai penunjang komunikasi di sela pekerjaan.

Mengingat Indonesia mulai dilirik sebagai negara penghasil devisa budaya terbesar. Budaya yang terbuka secara peradaban, berupa kearifan lokalnya di mata dunia. Budaya indonesia juga terkenal santun menerima perbedaan apapun.

Mungkin masih ada yang bertanya, sebetulnya apa keuntungan bagi karyawan bisa menguasai bahasa Inggris?

Jika pertanyaan ini juga pernah terbersit dalam benak kita sebagai karyawan, jangan sampai kita dianggap sebagai manusia primitif karena kurangnya pengetahuan bahasa inggris. Karena bahasa inggris sangat di butuhkan untuk tahun ini dan seterusnya.

Bahasa Inggris sebagai Penunjang Profesi karyawan dan Sumber mata Pencaharian

Bahasa Inggris, seperti yang diketahui bersama, adalah bahasa yang dipakai oleh banyak orang di seluruh dunia. Negara-negara maju kebanyakan menggunakan bahasa ini sebagai bahasa paling produktif yang sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari.

Sementara Indonesia ini saja, mulai menyadari adanya subsidi silang dibalik kerjasama internasional. Disambut baik oleh semua kalangan. Karena disamping menyumbang prospek negara di beragam aspek, Semua orang yang kebetulan terhubung dengan di fasilitasi jaringan internet untuk turut merasakan manisnya pasar global.

Sejak kebijakan pemerintah ( Pak Jokowi ) yang sekarang dievaluasi untuk terus kerja dan kerja, demi meningkatkan kerja organisasi, penting sekali untuk mempelajari bahasa inggris sebagai bahasa penunjang profesi. Instansi kerja ditempat manapun, selalu membekali keterampilan karyawannya dengan bahasa Inggris. Ya karena hubungan internasional sudah masuk menjadi pelajaran penting akan kebutuhan berkomunikasi itu sendiri.

Ditempat saya bekerja, para pasien rujukan kadangkala beragam tingkah tabiatnyaa. Alur layanan medis UGD saja bisa menerima beberapa pasien dari etnis, dan golongan yang berbeda. Dari rumah sakit lain, tak jarang akibat yang ditimbulkan hanya minimnya sarana komunikasi berbahasa inggris, menyebabkan pasien harus dirujuk ke rumah sakit yang lebih terakreditasi.

Kalau paramedisnya hanya cekatan di pelayanan medis saja, tanpa diiringi dengan gaya komunikasi dan berbahasa inggris yang mencukupi. Sudah dipastikan mempengaruhi kinerja pelayanan.
Bukan tidak mungkin, pasien akan meminta pulang paksa karena tidak memahami bahasa primitif yang Rumah sakit gunakan.

Bahasa inggris sebagai Upaya meningkatkan Kinerja Sarana berkomunikasi

Salah satu cara meningkatkan kemampuan ber bahasa Inggris adalah berlatih Grammar. Membiasakan diri berdialog sekaligus menjadi pendengar. Maka secara tak sadar, bahasa inggris itu akan mudah diingat dan “rekat di lidah

Bahasa Inggris adalah skill minimal yang harus diasah setiap karyawan di tiap lini. Namun juga tidak dilarang untuk belajar bahasa asing lainnya sebagai pengetahuan tambahan, seperti Mandarin, Prancis, Korea.

Sumber Gambar : Logopedia

Les bahasa inggris di EF (English First) bisa jadi pilihan

Tapi kalau kita merasa belum cukup fasih bahasa Inggris, sebaiknya tingkatkan kemampuan ini terlebih dulu. Ada penawaran menarik yang bisa di lihat di https://www.ef.co.id/englishfirst/adults/monthly-offer/ kita yang ingin tingkatkan kemampuan bahasa Inggris bersama EF.

Ya, les bahasa Inggris untuk karyawan yang diadakan EF sudah terbukti mampu meningkatkan level kemampuan bahasa Inggris karyawan menjadi jauh lebih baik. Banyak perusahaan yang sudah bekerjasama langsung dengan EF untuk melatih para karyawannya agar bisa meningkatkan skill berbahasa ini.

Artikel Terkait :

Comments are closed.