Cinta Pura-pura #Resensi Novel Marriage Most Scandalous

Cinta Pura-pura #Resensi Novel Marriage Most Scandalous | Ketika Sebastian Townshend, putra sulung dari generasi ke-8 Earl of Edgewood, dibuang karena peristiwa duel memalukan, Ia bersumpah kepada dirinya sendiri untuk tidak menginjakkan kaki ke Inggris. Lama tak tersiar kabar, ia mengasingkan diri demi menyembunyikan identitasnya sebagai seorang detektif bayaran dengan julukan baru: Raven.

Namun karena peristiwa tak terduga, membuat Raven justru teringat masa lalunya setelah berjumpa dengan Lady Margaret Landor. Margaret yang telah beranjak dewasa, dalam perjalanan memecahkan misteri kecelakaan beruntun yang dialami Ayah sebastian, justru tak menyadari bahwasanya orang yang tengah ia cari-cari, adalah Raven itu sendiri.

Meskipun pada akhirnya kedok raven terbongkar, margaret harus menuntaskan satu cara lagi agar kembalinya Putra bangsawan tersebut tidak menimbulkan kecurigaan bagi pihak kerajaan. Dengan membuat pernikahan Sandiwara.

Namun celakanya, Siasat tersebut yang malah membuatnya terjerumus dengan skenario cinta pura-pura yang ia buat sendiri. Menyadari, ketidak tahuan banyak orang, bahwa perasaannya kepada Sebastian ternyata…Sungguhan!

terjerat cinta pura pura resensi Novel Marriage-Most-Scandalous

Dalam suatu hubungan, gairah, intrik, dan skandal, sudah menjadi satu kesatuan di dalamnya. Bisa jadi, tak banyak orang (termasuk Saya) yang mengerti apa itu skandalisme. Dengan Judul Marriage Most Scandalous, bias ceritanya sudah menunjukkan bahwa peristiwa yang didahului dengan jalinan asmara, senantiasa memiliki 2 cabang yang berbeda. Meski salah satunya, patut untuk dihindari.

Kesimpulan Novel Cinta Pura-pura

Dalam ikatan yang namanya cinta, ada suatu tindakan yang membuat KEBAHAGIAAN itu turut hadir. Dan dari Cinta pula-lah, ada potensi yang dapat dengan sengaja membuat sebuah ikatan malah menghanyutkan, karena terdapat kesedihan dan lara. Demikian juga sedih dan lara itu. Sedih dan lara yang kerap kali terjadi, berpotensi memicu kecurangan lain yang uzur disebut: PERSELINGKUHAN.

***

Mencermati Novel yang ditulis oleh Johanna Lindsey, dengan tebal buku 450 halaman, seperti itulah pesan yang saya tangkap. Selain keterampilan dalam menggabungkan budaya dan kultur kerajaan inggris, Novel ini juga dedikatif. Membangun cerita tentang latar belakang keluarga yang tengah ditimpa kehancuran, untuk segera dicarikan jawaban.

Seni Psikologi terapan juga sangat kuat. Sebagai orang ketiga yang membaca Novel ini, saya menilai dampak emosionalnya banyak. Terlebih beberapa Plot erotis yang sengaja disisipkan di pertengahan Novel. Kesan sensualitas, p4rn0, dan barbar, mendadak muncul tiba-tiba begitu tahu ternyata Sebastian adalah lelaki yang memiliki libido tinggi.

Kemelut permasalahan dengan beragam pemecahan masalah yang unik, memancing nurani skeptis. Terutama saat Ayah Sebastian jatuh sakit.

Dari Segi humor-pun, Saya “lebih dapat jatah”. Lantaran untuk mengetahui karakter asli Sebastian tatkala mengenakan baju kebangsawanannya, itu juga baru saya peroleh di akhir cerita. Sungguh jauh berbeda ketika harus menyamar menjadi Raven. Yang terkenal bengis, menutup diri, dan cenderung bersembunyi dibalik kebenaran.

Setelah menjadikan novel ini resensi saya, timbul 1 pertanyaan: Masih berpikirkah orang yang diluar sana untuk Selingkuh?…

Yang jelas, Cerita Cinta selagi di dunia, akan terus berlanjut… cukup novelnya saja. Anda jangan.

Artikel Terkait :

8 Comments

  • Pendar Bintang berkata:

    Ga kepikiranlah buat selingkuh apalagi gara-gara baca buku, wakawaka.

    Apa kabar, Mas?

    • admin berkata:

      Hahaha..ya enggak lah kalo buat pean mbk. Alhamdulillah sehat mbk nila. Sumpah kaget aja liat rentetan komennya berasal dari blogger legenda semua. Kayaknya kudu bw nih. Makasih kunjangane mbkyu 😊

      • Pendar Bintang berkata:

        Alhamdulillah….sehat….sekarang mulai seneng nulis di blog lagi, Mas. Biasanya cuma bikin jurnal di Hp, ganti HP ilang hahaha. Jadi balik ke blog. Alhamdulillah, bisa main ke blog jenengan lagi.

      • admin berkata:

        lhoalah mbak.turut berduka. niscaya dapet gantinya kok mbk nila 🙂 dari suami :p

      • Pendar Bintang berkata:

        Hahahaha…Aamiin.
        Btw…saya ini mau beli domain tapi tetep pake hosting wordpress yang ada sekarang. Berapa ya kisaran harus saya bayar buat custom domain di wordpress. Samean pake wordpress kan?

      • admin berkata:

        Untuk domainnya sewa mbak. Di penyedia jasa hosting. Kalo migrasi domain, berhubung pake platform wordpress mbak nila harus siap sewa hosting juga, buat nyimpan file tulisan2 yang terdahulu didatabase baru. Beda sama platform blogger krn hostingnya gratis& sudah include google hosting .Utk biaya migrasi, harganya variatif. Saya pake jasa penyedia layanan hosting domainesia. 350ribu pertahun mbk

      • Pendar Bintang berkata:

        Thanks, Mas informasinya.

Tinggalkan Balasan