Gelas Ukur dan Gelas Kimia, Berikut Fakta Keduanya Yang Sering Disalah Duga

Gelas Ukur dan Gelas Kimia yang membedakan

Bagi Siapapun orang yang berkiprah di dunia analis medis maupun bidang kedokteran, pastinya tidak sulit untuk mengenali Gelas Ukur dan Gelas Kimia.

Sebagai benda yang diperlukan sebagai penunjang riset maupun praktikum, Gelas ukur merupakan-satu-satunya alat familiar yang wajib ada di laboratorium. Fungsinya adalah untuk mengukur jumlah larutan yang akan digunakan dalam sebuah uji coba.

Meski terbuat dari kaca, khusus untuk tipe gelas ukur, tidak boleh dipanaskan dalam suhu yang terlalu tinggi. Karena fungsinya hanya untuk mengukur, dan jika dipanaskan secara berlebihan, akan terjadi pemuaian yang menyebabkan strukturnya berubah.

Jangan salah, jika pada akhirnya perubahan struktur dan gelas ukur tersebut, diikuti dengan perubahan kepadatan unsur zat yang terkandung sebagai bahan dasar pembuat kacanya, sehingga mempengaruhi ketelitian dan keakuratan alat tersebut. Karena Sejatinya, Gelas ukur sudah lebih dulu melalui uji kalibrasi demi mendapatka nilai patokan tertentu, sebelum diperjual belikan.

Gelas ukur memiliki ukuran yang bervariasi. Ada yang berukuran kecil yaitu 10 ml hingga yang berukuran besar yaitu 2 liter. Pemilihan gelas ukur didasarkan pada kebutuhan dalam mengukur larutan. Sesuaikan saja banyaknya larutan dengan ukuran gelas yang Anda butuhkan.

Lalu bagaimana cara penggunaannya?

Cara Menggunakan Gelas Ukur Untuk Pemula

  1. Pertama, siapkan larutan yang akan Anda ukur
  2. Lalu tuang larutan ke dalam gelas ukur sesuai volume yang dibutuhkan
  3. Cara mengukur dengan alat ini adalah : jika cairan tidak berwarna, perhatikan batas meniskus cekung pada bagian bawahnya. Letakkan gelas ukur pada permukaan yang rata lalu baca meniskus sejajar dengan mata. Namun jika cairannya adalah raksa, maka perhatikan batas meniskus cembung. Letakkan gelas ukur pada bidang rata lalu baca meniskus sejajar dengan mata.
  4. Setelah semuanya sesuai, baik volume cairan/larutan, meniskus cairan sudah sesuai dengan gelas ukur, baru cairan bisa dituang ke dalam wadah yang tersedia.

Jika gelas ukur digunakan untuk mengukur cairan atau larutan yang akan digunakan, lalu apa bedanya dengan gelas kimia?

Perbedaan Gelas Ukur dan Gelas Kimia

Nah, sebagian orang mengira Gelas Ukur dan Gelas Kimia memiliki kegunaan yang sama. Padahal tidak demikian. Toh keduanya sama-sama mirip lantaran memiliki strip indikator di dinding penampangnya, namun siapa sangka , fungsionalitasnya relatif berbeda.

Gelas ukur adalah gelas yang digunakan untuk mengukur massa jenis /berat jenis 2 atau lebih larutan yang sudah dicampur secara bersamaan. Baik yang berwarna maupun tidak berwarna, dan tidak digunakan untuk melarutkan suatu cairan.

Ini tentu berbeda dengan gelas kimia, yang fungsinya adalah untuk melarutkan cairan, mengencerkan cairan dan menampung cairan sebelum dimasukkan dalam botol reagen.

Meski pada gelas kimia terdapat skala-skala juga, namun skalanya tidak bisa digunakan sebagai patokan jumlah air atau larutan yang harus ditambahkan.

Kesimpulannya, gelas kimia adalah alat untuk melarutkan senyawa, larutan, maupun erosol. Dan…bukan alat pengukur jumlah cairan.

Itulah fungsi dan kegunaan gelas ukur laboratorium serta perbedaannya dengan gelas kimia.

Tempat Beli Gelas Ukur dan Gelas Kimia Berkualitas

Setelah mengetahui fungsi dan kegunaan Gelas Ukur dan Gelas Kimia, pertanyaan selanjutnya mungkin adalah, dimanakah yang jual gelas ukur? Indotrading.com adalah salah satu marketplace direktori bisnis terbesar di Indonesia. Dengan menggunakan fitur pencarian dan fitur RFQ atau permintaan penawaran, anda dapat dengan mudah mendapatkan informasi supplier dan harga gelas ukur. Semoga bermanfaat!

Artikel Terkait :

Tinggalkan Balasan